Rapid Test Swab Antigen PCR
February 2, 2021

Homecare24.id – Salah langkah awal untuk mencegah penularan adalah dengan melakukan tes Covid-19, baik itu Rapid Test, Swab Antigen Test ataupun PCR Test. Ini agar bisa dipastikan apakah orang yang dites positif atau negatif. Jika negatif, maka bisa segera diisolasi agar tidak menularkan ke yang lain.

Diantara Rapid Test, Swab Antigen dan Swab PCR, manakah yang terbaik untuk mendeteksi ada tidaknya Covid 19 di dalam tubuh? Ketiganya sebenarnya memiliki plus-minus atau kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Rapid Test

Rapid test menjadi metode yang paling sering dan banyak dilakukan untuk mendeteksi penularan Covid 19 pada awal masa pandemi. Cara kerja metode ini yaitu dengan memeriksa ada tidaknya antibodi terhadap virus yang ada di dalam tubuh. Rapid test dilakukan dengan cara mengambil sampel darah. Waktu yang ideal dalam pengambilan sampel ini yaitu sekitar 8–12 hari setelah tubuh mengalami gejala, atau 15–20 hari pasca infeksi.

Baca juga : Hasil Swab Antigen / PCR Negatif, Kok Tetap Positif Covid-19?

Lamanya proses pendeteksian dengan Rapid Test terbilang cepat, yaitu sekitar 15 menit hingga 1 jam. Ini karena rapid test menggunakan alat khusus yang bisa dengan cepat diketahui hasilnya. Selain itu tarif dari metode ini juga cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp150 ribu menurut ketentuan dari Kementerian Kesehatan.

Namun kekurangan dari Rapid Test yaitu soal tingkat akurasinya. Ini lantaran yang dideteksi Rapid test hanya antibody, bukan langsung virusnya. Jadi misalnya hasil test menunjukkan reaktif belum 100% dijamin berarti positif Covid 19. Begitu juga sebaliknya jika hasilnya negative belum tidak terinfeksi. Biasanya untuk memastikannya akan dilakukan lanjutan berupa Swab Test.

Swab Antigen

Banyak yang menyebut Swab Antigen Test merupakan metode pertengahan antara Rapid test dan Swab PCR Test. Persamaan Swab Antigen Test dengan Swab PCR Test yaitu pada cara pengambilan sampelnya, yaitu dengan cara swab nasofaring dan swab orofaring. Namun sampel yang diambil berupa protein virus yang nanti akan diperiksa di lab. Waktu ideal pengambilan sampel untuk Antigen Test yaitu 2 hari sebelum gejala sampai 7 hari setelah terinfeksi.

Sedangkan persamaan nya dengan Rapid Test yaitu proses pemeriksaan sampel Swab Antigen Test hingga keluar hasil juga terbilang cepat, sekitar 15 menit sampai 1 jam. Soal keakuratannya, jika Antigen Test menunjukkan positif biasanya terbilang akurat. Sedangkan jika hasilnya negatif sebaiknya perlu dikonfirmasi atau dipastikan lagi dengan Swab PCR Test. Ini karena tingkat akurasi Antigen Test lebih rendah dari Swab PCR Test. Untuk biaya dari Antigen Test, belum ada kententuan dari Kementerian Kesehatan, namun biasanya biayanya lebih mahal dari Rapid Test tapi lebih murah dibandingkan Swab PCR Test.

Swab PCR Test

Hingga saat ini Swab PCR test menjadi metode pendeteksian Covid 19 yang paling akurat. Dan metode ini yang menjadi acuan dalam pendataan jumlah kasus Covid 19. Ini lantaran metode ini mendeteksi langsung genetik virus (RNA). Cara pengambilan sampel sampelnya yaitu dengan pengambilan cairan di belakang hidung (swab nasofaring), dan di belakang mulut (swab orofaring). Waktu ideal pengambilan sampel ini bisa kapan saja.

Lamanya proses pemeriksaan sampel hingga didapatkan hasilnya kurang lebih memakan waktu mulai dari 2 hari hingga bisa seminggu. Ini juga tergantung dari antrian pemeriksaan di lab, karena sampel dari swab PCR test memang harus diperiksa di laboratorium. Untuk biaya berkisar Rp900 Ribu menurut ketentuan dari Kementerian Kesehatan.

Baca juga : Sudah Jaga Protokol Kesehatan, Kok Masih Kena Covid-19?

Seperti disebutkan sebelumnya, tingkat keakurasian swab PCR test paling tinggi, dan itu yang menjadi kelebihan dari Swab PCR test. Biasanya hasil positif sangat akurat. Andaikan terjadi false negative itu pun terbilang rendah. False negative maksudnya hasil tes menunjukkan negatif tapi ternyata ada virus di dalam tubuh.

Jika Anda memerlukan layanan Rapid Test, Swab PCR Test atau Swab Antigen Test, bisa menghubungi Homecare24. Selain itu juga tersedia layanan kesehatan ke rumah yang akan merawat Anda jika mengalami gangguan kesehatan. Juga ada layanan Corona Care bagi pasien positif Covid 19 yang melakukan isolasi di rumah.