penyakit kanker
February 11, 2021

Homecare24.id – Beberapa penyakit yang dulunya cuma diderita oleh mereka yang berusia lanjut, belakangan juga mulai menyerang anak muda. Salah satunya penyakit kanker.

Selama ini banyak yang menganggap kanker baru akan diderita ketika usia tua, lantaran faktor usia menjadi salah satu faktor pemicu kanker. Kanker menyerang orang yang berusia tua karena sel mereka menua dan memiliki kerusakan DNA yang dapat memicu penyakit kanker.

Ternyata belakangan ini penyakit kanker juga banyak menyerang mereka yang masih di suia muda. Menurut Kepala Departemen Radioterapi RSCM, dr. Arie Munandar Sp.Onk Rad, seperti dilansir dari suara.com, penyakit kanker di usia muda disebabkan oleh berbagai faktor.

Baca juga : Setelah Divaksin, Pasti Aman dari Covid-19?

Faktor penyebab penyakit kanker di usia muda, diduga kuat karena pola hidup yang kurang sehat. Seperti banyak mengonsumsi makanan kurang sehat, jarang berolahraga, merokok dan kebiasaan buruk lainnya.

Ditambah lagi kebanyakan anak muda terkadang kurang perhatian soal kesehatannya. Mereka cenderung acuh dan malas untuk menjaga dan memeriksakan kondisi kesehatan tubuhnya.

Padahal beberapa jenis kanker bisa menyerang secara diam-diam karena tidak terlalu terlihat gejalanya. Dan ketika sudah mencapai stadium tinggi baru diketahui mendertia kanker. Dan kebanyakan sudah telat untuk disembuhkan.

Berikut ini beberapa jenis penyakit kanker yang cukup sering dan banyak diderita di usia muda :

1. Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru biasanya diderita oleh mereka yang punya kebiasaan merokok. Namun ada faktor lain yang juga menjadi penyebabnya. Seperti pola makan yang tinggi lemak, polusi yang tinggi, hingga faktor genetik.

Namun yang paling dikhawatirkan terutama untuk penderita di usia muda, yaitu akibat merokok. Ini lantaran jumlah perokok di usia muda, semakin meningkat.

Padahal semakin muda usia penderita kanker paru, maka bisa menyerang lebih ganas. Ini karena kanker paru-paru di usia muda biasanya bersifat agresif. Pertumbuhan sel kanker yang lebih cepat ini bisa menyebar hingga ke tulang, kelenjar, otak, liver, dan ginjal.

2. Kanker Serviks

Kanker serviks adalah jenis penyakit kanker yang menyerang organ penghubung antara rahim dengan vagina atau disebut jaringan serviks. Kanker serviks biasanya disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Yang berbahaya dari kanker serviks adalah kanker ini berkembang dengan lambat dan tidak memunculkan gejala tertentu, itulah yang seringkali menyebabkan terlambatnya diagnosa.

Untuk pencegahannya, bisa dilakukan dengan pemberian imunisasi HPV atau imunisasi serviks. Ini bertujuan untuk mencegah adanya virus HPV terutama di usia remaja yang belum aktif secara seksual. Pencegahan kanker serviks bagi wanita yang sudah aktif secara seksual akan membutuhkan tahapan yang lebih rumit.

3. Leukemia

Leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih dan sumsum tulang. Ini adalah jenis kanker yang paling berbahaya. Leukemia menyebabkan terhentinya pembentukan leukosit (sel darah putih), yang akan diikuti dengan gangguan produksi trombosit (pembekuan darah) serta eritrosit (sel darah merah). Bahkan leukemia juga dapat menyerang otak dan menyebabkan rusaknya kulit, tulang dan gusi.

Leukemia juga menjadi kanker yang banyak diderita remaja serta anak-anak. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab Leukemia, antara lain : gangguan generik, terpapar sinar X, radiasi, dan lainnya.

4. Kanker Tulang

Kanker tulang ternyata bisa juga diderita oleh anak-anak di masa pubertas atau usia remaja. Kanker tulang biasanya menyerang ujung tulang pipa pada kaki dan tangan. Juga terjadi pada tulang pipih seperti yang terdapat pada pinggang dan punggung.

 Beberapa gejala kanker tulang antara lain merasakan nyeri pada saat menggerakkan tulang, badan terasa lemah, hilangnya kepekaan, hingga kelumpuhan.

Baca juga : Saat Divonis Positif Covid 19, Ini Yang Harus Dilakukan

Cara Mencegah Penyakit Kanker

Untuk mencegah penyakit kanker agar tidak menyerang tubuh, sebenarnya mudah dilakukan. Yaitu hanya dengan menerapkan pola hidup sehat sehari-hari.  Setidaknya lakukan beberapa hal berikut ini :

1. Konsumsi Makanan Sehat
Biasakan untuk mengonsumsi makanan sehat, terutama yang banyak mengandung serat, vitamin, dan mineral. Selain itu juga diikuti dengan menghindari konsumsi makanan yang kurang sehat, misalnya konsumsi daging berlebih.

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Institute of Nutrition pada tahun 2017 menunjukkan banyak anak muda yang malas makan sayuran dan lebih suka makan daging. Padahal jumlah daging yang dikonsumsi berlebihan bisa memicu banyak masalah, salah satunya kanker.

2. Jangan Merokok

Semakin banyak anak mudah yang sudah melakukan kebiasaan merokok, termasuk para remaja. Padahal merokok menjadi faktor pemicu berbagai macam penyakit, seperti kardiovaskular, tekanan darah, stroke, dan juga kanker.

Jenis kanker yang bisa timbul akibat merokok antara lain yaitu kanker : paru-paru, tenggorokan, kerongkongan dan mulut. Tidak hanya itu, zat beracun dari asap rokok juga bisa dihirup oleh orang di sekitar atau disebut dengan perokok pasif. Nah, perokok pasif ini juga berisiko untuk menderita penyakit yang sama.

3. Istirahat Yang Cukup

Kebiasaan begadang alias melek hingga larut malam banyak dilakukan mereka yang berusia muda. Padahal kebiasaan ini tidak sehat karena bisa mengganggu ritme tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa kanker pada orang muda meningkat salah satunya karena kebiasaan begadang. Hal itu berpengaruh pada metabolisme tubuh yang bisa terganggu, sehingga menjadi salah pemicu terserangnya penyakit, kanker salah satunya.

4. Pemeriksaan Dini

Beberapa kanker terkadang tidak menunjukkan gejala tertentu. Itulah mengapa banyak yang terlambat dalam mendiagnosis kanker. Akibatnya penyakit yang diderita sudah mencapai stadium tinggi atau dalam kondisi parah.

Tapi ada beberapa gejala paling umum dari penyakit kanker pada usia muda. Namun terkadang gejala ini juga sering diabaikan. Gejala yang dimaksud yaitu rasa nyeri yang tidak hilang, muncul benjolan, sering sangat kelelahan padahal melakukan aktivitas biasa, penurunan berat badan secara drastis tanpa diketahui penyebabnya dan lainnya.

Jika menemukan gejala tidak normal seperti yang disebutkan tadi, sebaiknya segera periksa ke dokter. Jika sel kanker didiagnosisi sejak dini, maka bisa diobati dengan lebih mudah, karena masih lemas atau belum ganas.