tidak mudah sakit saat musim hujan
February 19, 2021

Homecare24.id – Hujan mulai sering terjadi belakangan ini dan diprediksikan juga untuk beberapa waktu ke depan. Tidak hanya curahnya yang tinggi, intensitasnya juga semakin meningkat. Datangnya musim hujan juga diiringi dengan meningkatnya risiko penyakit yang mengintai. Untuk mengantisipasi berbagai risiko tersebut, harus memersiapkan kondisi tubuh agar tahan menghadapi berbagai macam serangan penyakit. Caranya pun terbilang mudah.

1. Jaga Asupan Makanan

Salah satu yang penting dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, yaitu dengan menjaga asupan makanan selama musim hujan ini. Caranya mudah, hanya dengan menghindari berbagai jenis makanan yang kurang/tidak menyehatkan, dan konsumsi makanan yang baik bagi tubuh.

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi yang bisa menjaga daya tahan tubuh. Yaitu makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, mineral, vitamin yang seimbang. Terutama konsumsi sayuran dan buah-buahan. Selain itu juga disarankan mengonsumsi probiotik agar terhindar dari flu dan diare. Contoh makanan probiotik antara lain yogurt, tahu dan tempe.

Baca juga : Mengalami Long Covid Setelah Sembuh, Bisa Pulih Sepenuhnya?

Jaga juga rutinitas makan setiap harinya, yang terdiri dari sarapan, makan siang dan makan malam. Terutama sarapan yang memenuhi 15–30 persen kebutuhan gizi harian. Jangan lupa untuk menghindari makan berlebihan yang bisa membuat berat badan bertambah sehingga berisiko terkena masalah kesehatan. Dan yang juga jangan dilupakan yaitu hindari makanan yang kurang menyehatkan, seperti makanan gorengan, tinggi lemak jenuh hingga makanan yang tergolong junk food (burger, french fries, dll).

2. Konsumsi Vitamin Jika Perlu

Selain menjaga asupan makanan, untuk menghindari penyakit saat musim hujan adalah dengan mengonsumsi vitamin, terutama vitamin C dan D. Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang mengandung antioksidan. Ini bisa membantu mempercepat proses pemulihan dan memperkuat daya tahan tubuh.

Vitamin C membantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan merangsang produksi sel darah putih untuk melindungi dari risiko infeksi atau penyakit. Antioksidan di vitamin C juga dapat meningkatkan stamina tubuh, menghindari stres dan mencegah kelelahan. Vitamin C bisa diperoleh dengan mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan yang tinggi vitamin C (jeruk, jambu biji, papaya, kiwi, nanas, manga dan lainnya).

Sedangkan vitamin D berfungsi mencegah serangan berbagai gangguan kesehatan dan menjaga kekebalan tubuh. Vitamin D sebenarnya bisa diperoleh secara alami melalui sinar matahari, tetapi karena di musim hujan cuaca lebih sering mendung, asupan vitamin D bisa dipenuhi dengan mengonsumsi ikan, telur, susu, minyak ikan atau sereal.

3. Tetap Berolahraga

Saat hujan turun dan cuaca yang dingin biasanya diikuti dengan ‘mager’ alias malas gerak. Lebih merasa enak tiduran dengan dibalut selimut hangat. Boleh saja sih, tapi juga jangan lupakan aktivitas gerak tubuh, terutama olahraga, agar kebugaran tubuh tetap terjaga. Aktivitas dan olahraga yang dilakukan bisa disesuaikan dengan kondisi saat hujan.

Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan agar tubuh tetap aktif bergerak meski hanya di dalam rumah. Seperti membersihkan dan membereskan rumah atau melakukan olahraga ringan (push-up dan sit-up, aerobik, dan lainnya). Latihan fisik selama 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh.

4. Hindari Stres

Kondisi hujan ternyata bisa juga memicu timbulnya stres. Misalnya stres karena terlambat ke kantor atau karena terjebak macet parah gara-gara hujan. Banyak ahli kesehatan yang mengaitkan stress dengan timbulnya berbagai penyakit.

Stres bisa menimbulkan gelisah yang membuat detak jantung meningkat dan mudah letih. Stres juga bisa melemahkan sel-sel saraf di otak yang bisa memicu terjadinya depresi. Tidak hanya itu, saat stres akan membuat hormon stres meningkat dan bisa menjadi ‘racun’ pada saraf juga organ lainnya sehingga berakibat pada menurunnya kekebalan tubuh. Oleh karena itu, hindari stres agar terhindar dari risiko penyakit.

5. Cukupi Kebutuhan Tidur

Cara lain yang mudah dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh yaitu dengan mencukupi kebutuhan tidur. Yaitu dengan memenuhi durasi tidur yang berbeda-beda disesuaikan dengan usia. Pada anak usia prasekolah usia 3–5 tahun membutuhkan tidur selama 10–13 jam. Anak sekolah di usia 6–13 tahun membutuhkan tidur 9–11 jam. Untuk usia remaja sekitar 14–17 tahun butuh 8–10 jam tidur. Ketika di usia 18–25 tahun sebaiknya penuhi kebutuhan tidur selama 7–9 jam. Untuk usia dewasa 26–64 tahun waktu tidur yang dibutuhkan selama 7–9 jam. Dan untuk para lanjut usia sebaiknya tidur selama 7–8 jam.

Baca juga : Sudah Jaga Protokol Kesehatan, Kok Masih Kena Covid-19?

Selain memenuhi waktu tidur, juga penting untuk menjaga kualitas tidur. Ketika sedang tidur, tubuh akan melepaskan hormon sitokin yang mampu membantu tubuh melawan infeksi dengan menjaga sistem kekebalan tubuh. Saat tidur tubuh juga akan melakukan pemulihan seluruh sistem anggota tubuh. Jika kebutuhan tidur tercukupi dengan baik, maka tubuh akan memiliki resistensi yang lebih besar terhadap virus.

6. Jaga Kebersihan

Saat musim hujan, kuman dan bakteri akan berkembangbiak lebih mudah karena didukung kondisi yang kotor dan lembab. Untuk itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan tubuh agar tidak mudah terpapar mikroorganisme penyebab penyakit. Caranya dengan rutin mandi 2 kali sehari, rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker pelindung ketika berada di luar, dan lainnya.

Selain menjaga kebersihan tubuh, jangan lupakan juga untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar. Ini karena untuk mengurangi sarang penyakit. Setidaknya bersihkan lingkungan dari sampah agar jangan berserakan atau menumpuk. Selain itu cegah adanya genangan air yang banyak terjadi setelah hujan, yang bisa menjadi tempat sarang nyamuk penyebab demam berdarah.

7. Banyak Minum Air

Cara mudah lain yang bisa dilakukan agar tetap sehat di musim hujan, yaitu dengan tetap banyak minum air mineral atau air putih. Ini karena air mineral/putih tidak menimbulkan efek lainnya dibandingkan dengan minuman lain seperti kopi, teh dan lainnya.

Dengan banyak minum air mineral/tubuh, akan memperlancar tubuh untuk mengeluarkan racun tubuh dan zat tidak diperlukan lainnya, melalui kencing. Selain itu banyak minum juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca juga : Hasil Swab Antigen / PCR Negatif, Kok Tetap Positif Covid-19?

8. Jangan Sampai Kehujanan

Meski bisa memantau lewat informasi perkiraan cuaca soal kemungkinan turun hujan, namun tetap saja tidak bisa memastikan kapan hujan akan turun. Untuk itu perlu siap selalu menghadapi datangnya hujan. Ini untuk menghindari jangan sampai kehujanan, karena itu akan memerbesar risiko terhadap serangan penyakit. Untuk itu, siapkan sellau peralatan anti hujan seperti payung dan jas hujan saat pergi ke luar rumah.

9. Antisipasi Jika Kehujanan

Jika mengalami kehujanan yang tidak bisa dielakkan lagi, segera antisipasi agar tubuh tidak terserang penyakit. Jangan sampai tubuh mengalami kedinginan, karena saat kondisi itulah penyakit mudah menyerang.

Kondisi tubuh yang dingin yang memudahkan bakteri dan virus penyebab penyakit datang menyerang. Ini karena saat kedinginan, daya tahan tubuh juga ikut melemah. Saat cuaca dingin, sistem kekebalan tubuh bereaksi lebih lambat untuk menangkis penyakit.

Untuk itu ketika kehujanan, segera keringkan badan dan mandi air hangat untuk menjaga kondisi temperatur tubuh ke suhu normal. Selain itu, mandi juga bisa membersihkan tubuh dari kuman penyakit yang menempel di tubuh dan melindungi dari infeksi. Setelah mandi, ada baiknya tetap menjaga suhu tubuh dengan menggunakan pakaian yang lebih tebal agar hangat. Bisa juga disertai dengan mengonsumsi makanan atau minuman hangat.