banjir
February 22, 2021

Homecare24.id – Musim hujan belum berakhir, bahkan kadang intensitasnya terkadang meninggi sehingga menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Banjir tidak cuma berdampak pada kerugian materi, tapi juga menimbulkan kerugian kesehatan. Ini karena saat banjir risiko terjangkit penyakit juga akan meningkat. Banjir bisa berpotensi meningkatkan penyebaran berbagai jenis penyakit.

Air banjir yang kotor jelas mengandung banyak kuman penyakit. Ada berbagai jenis penyakit yang menyebar melalui air banjir yang kotor. Beberapa penyakit tersebut seperti diare, tipes, kolera, tetanus, ISPA, dermatitis (kulit) sampai hepatitis A.

Baca juga : Agar Tidak Mudah Sakit Saat Musim Hujan, Lakukan Hal Ini

Selain itu juga ada risiko penyakit lain yang bernama Leptospirosis. Ini adalah penyakit yang disebarkan melalui urin atau darah hewan, seperti tikus, yang terkontaminasi bakteri. Dikhawatirkan air banjir mengandung urin atau darah tikus yang jika terjadi kontak dengan selaput lendir mata, hidung, atau luka terbuka pada kulit. Hal itulah yang menjadi penyebab penyakit Leptospirosis yang bisa menyebabkan kerusakan organ hati, ginjal, paru-paru, jantung, dan otak.

Banjir juga bisa meningkatkan risiko terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh vektor atau hewan pembawa penyakit, misalnya nyamuk, lalat dan lainnya. Air banjir apalagi yang tergenang, bisa menjadi tempat berkembang baik nyamuk pembawa penyakit seperti malaria, demam berdarah hingga chikungunya.

Jaga Kesehatan Saat Banjir

Untuk menjaga kesehatan selama banjir, ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan agar terhindar dari infeksi kuman penyakit, antara lain yaitu :

1. Segera Lakukan Pembersihan

Kondisi air kotor menjadi penyebab utama terserang penyakit. Karena air banjir mengandung banyak bakteri dan virus dari berbagai macam penyakit. Oleh sebab itu, sebisa mungkin segera bersihkan badan dan juga rumah ketika air surut, dengan menggunakan bahan anti kuman. Kenakan sepatu bot dan sarung tangan saat membersihkan rumah. Jangan lupa sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Serta jika ada luka terbuka yang terkena air banjir, segera bersihkan dengan air bersih atau cairan disinfeksi.

2. Bersihkan Peralatan Makan dengan Air Panas

Untuk menghindari terjangkitnya kuman penyakit, sebaiknya peralatan makan yang ingin digunakan, sudah dicuci bersih dan juga dibilas dengan air panas. Ini untuk menghindari kontaminasi kuman penyakit pada peralatan makan yang tercemar air banjir. Terutama penyakit yang masuk ke tubuh melalui mulut.

Baca juga : Mengalami Long Covid Setelah Sembuh, Bisa Pulih Sepenuhnya?

3. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Saat banjir, ada kemungkinan makanan dan minuman juga akan terkontaminasi kuman. Untuk itu perhatikan betul kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Contohnya ketika ingin mengonsumsi sayuran dan buah, sebaiknya dicuci atau direndam terlebih dahulu menggunakan air hangat. Terutama buah yang bisa langsung dimakan tanpa memiliki kulit pelindung. Jika mengonsumsi buah yang bagian kulitnya bisa dimakan, ada baiknya dikupas terlebih dahulu. Selain itu, lebih baik minum dari air kemasan botol yang baru dibeli atau air bersih yang telah direbus hingga matang.

4. Gunakan Air yang Bersih

Saat air menggenangi area rumah dan sekitarnya bisa saja mengkontaminasi sumber air tanah yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebaiknya untuk sementara waktu hindari penggunaan air kran yang berasal dari sumber air tanah, terutama untuk kebutuhan yang memungkinkan masuk ke dalam tubuh, seperti menyikat gigi dan lainnya. Lebih baik gunakan saja dulu air masak atau air minum kemasan untuk melakukan kebutuhan tersebut.

Baca juga : Sudah Jaga Protokol Kesehatan, Kok Masih Kena Covid-19?

5. Jaga Imun Tubuh

Potensi meningkatnya terjangkit kuman penyakit di saat banjir, harus dibarengi dengan menjaga daya tahan tubuh. Salah satu cara untuk menjaga sistem imun tubuh yaitu dengan mengonsumsi vitamin C. Bisa dengan memakan buah-buahan atau dengan suplemen vitamin C.

6. Jaga Suhu Tubuh

Cara lain untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, yaitu dengan menjaga suhu tubuh tetap normal. Saat keadaan banjir apalagi dibarengi turun hujan, maka kondisi cuaca terasa lebih dingin. Sebaiknya jika kondisi pakaian basah karena terkena air banjir, segera ganti dengan pakaian yang kering dan lebih tebal agar bisa membuat tubuh lebih hangat. Ini untuk menghindari terjangkitnya penyakit seperti flu.