isolasi mandiri di rumah
February 23, 2021

Homecare24.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Buktinya masih banyak orang di sekeliling kita yang terpapar Covid-19. Ada yang harus dirawat di rumah sakit bagi yang gejala berat atau cukup melakukan isolasi mandiri di rumah bagi yang tanpa gejala atau bergejala ringan.

Baca juga : Saat Divonis Positif Covid 19, Ini Yang Harus Dilakukan

Jika kebetulan ada anggota keluarga yang divonis positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri, sebagai keluarganya tentu mau tidak mau harus membantu merawatnya. Mungkin kalau di posisi tersebut menjadi khawatir untuk tertular. Namun sebenarnya tidak perlu khawatir tertular, jika melakukan beberapa langkah berikut ini dengan benar.

1. Pastikan keluarga yang dirawat adalah tanpa gejala atau dengan gejala ringan.

Perlu diketahui pasien positif yang bisa menjalani isolasi mandiri di rumah, adalah mereka yang tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Dan ini ditentukan atas rekomendasi dokter yang memeriksanya.

2. Orang yang merawat harus dalam kondisi sehat.

Usahakan yang merawat pasien isolasi mandiri adalah mereka yang dalam kondisi sehat. Serta usahakan yang tidak memiliki penyakit bawaan atau kronis. Kalau bisa yang merawat yang masih berusia muda karena memiliki imun yang lebih baik.

3. Selalu pakai alat pelindung diri.

Memang terbayang agak ribet bagi anggota kelurga yang merawat kalau harus menggunakan pakaian APD sebenarnya. Jadi setidaknya saat merawat pasien isolasi mandiri, minimal menggunakan baju tertutup semua badan (baju lengan panjang, celana panjang), sarung tangan, topi dan masker.

4. Segera cuci pakaian saat merawat.

Setelah selesai merawat pasien, segera cuci semua pakaian yang digunakan saat merawat. Juga buang masket dan sarung tangan yang digunakan.

Baca juga : Plus Minus Rapid Test, Swab Antigen dan Swab PCR

5. Rajin cuci tangan pakai sabun.

Bagi yang merawat pasien, biasakan rajin mencuci tangan pakai sabun.  Terutama saat sebelum menyentuh pasien, setelah menyentuh pasien dan setelah terpapar benda atau cairan dari pasien.

6. Minimalkan kontak dengan pasien.

Bila tidak perlu sekali, hindari kontak langsung dengan pasien. Dan usakan untuk jaga jarak. Jadi hanya saat ingin merawat saja boleh mendekati pasien.

7. Bersihkan permukaan yang disentuh tangan.

Untuk menghindari penularan ke orang lain, secara teratur bersihkan benda-benda atau bagian-bagian rumah yang disentuh tangan pasien dengan disinfektan. Misalnya kamar mandi, wastafel, gagang pintu dan lainnya.

8. Buka jendela setiap pagi

Usahakan pasien berada di ruangan berventilasi baik, serta bisa terkena sinar matahari secara langsung.

Baca juga : Jangan Bingung Saat Isolasi Mandiri, Ada Perawatan Kesehatan ke Rumah

9. Pantau kondisi pasien secara berkala.

Pastikan untuk memantau kondisi pasien secara rutin. Bila kondisi pasien menburuk, segera hubungi layanan kesehatan atau dokter.

10. Siapkan nomor telepon layanan kesehatan/dokter.

Jika keadaan pasien memburuk, maka bisa langsung menghubungi dokter atau layanan kesehatan agar bisa secepatnya dilakukan tindakan medis yang diperlukan.

11. Berikan perhatian kepada pasien.

Tidak hanya memberikan perawatan fisik, pasien juga butuh diberikan perawatan psikis. Misalnya dalam bentuk perhatian, kasih sayang hingga tetap berkomunikasi (dari jarak jauh) oleh anggota keluarga yang lain. Karena pasien Covid-19 sangat rentan akan stress yang bisa berimplikasi pada kondisi kesehatannya.

Agar lebih memudahkan pasien dan pihak keluarga, maka bisa memanfaatkan layanan perawatan Covid-19 yang bisa datang ke rumah. Seperti Homecare 24 yang menyediakan Layanan Corona Care, yang terdiri dari berbagai macam layanan perawatan kesehatan bagi pasien Covid-19.