vaksinasi suntik vaksin covid 19
February 25, 2021

Pemberian vaksin Covid 19 di Indonesia dilakukan secara bertahap menurut prioritas.

Pemberian vaksin Covid 19 di Indonesia masih terus dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menghentikan pandemic. Program yang dimulai pada 13 Januari 2021 ini akan dilakukan secara bertahap yang ditargetkan untuk memvaksinasi kurang lebih 75 persen populasi di Indonesia. Saat ini vaksin COVID-19 yang digunakan adalah Sinovac sembari menunggu kedatangan vaksin lain yang akan digunakan.

Untuk tahap awal sebagian sudah ada yang mendapatkan suntik vaksin, yaitu mereka yang tergolong kelompok masyarakat yang diprioritaskan lebih dulu, seperti para tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan lainnya.

Bagi masyarakat umum lainnya mungkin ada yang bertanya kapan akan mendapatkan giliran vaksinasi Covid 19 ? Sepertinya harus bersabar dulu. Berdasarkan jadwal vaksinasi yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, masyarakat umum akan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sekitar April 2021. Namun tidak semua masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi secara serentak, tetap bertahap. Program vaksinasi Covid-19 ini juga bukan menyasar perorangan, melainkan diberikan berdasarakan sistem prioritas kelompok tertentu.

Baca juga : Setelah Divaksin, Pasti Aman dari Covid-19?

Vaksinasi untuk masyarakat umum akan memprioritaskan terlebih pada daerah yang rentan penularan Covid-19 terutama kawasan padat penduduk. Ini agar bisa memutus penularan Covid-19, sehingga bisa menurunkan kasus positif Covid-19. Selain itu vaksinasi Covid 19 untuk masyarakat umum ini juga didahulukan untuk yang memiliki interaksi dan mobilitasnya tinggi, misalnya pasar, sekolah dan lainnya.

Masyarakat yang bekerja di sektor jasa dengan memiliki interaksi tinggi dengan orang lain juga didahulukan untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19, seperti karyawan mal dan lainnya. Selain itu kelompok masyarakat yang juga mendapatkan prioritas adalah lansia, karena dinilai lebih rentan terhadap penularan Covid-19.

Tahapan Vaksinasi Covid 19 di Indonesia

Pemberian suntik vaksin Covid 19 di Indonesia tidak bisa secara berbarengan. Selain tenaga medis yang terbatas, juga ketesediaan vaksin Covid-19 yang juga bertahap. Untuk itu, pemerintah menyusun tahapan vaksinasi Covid 19 sesuai dengan pengelompokan prioritas.  

  • Periode 1 (Januari-April 2021)

Vaksinasi tahap awal ini memprioritaskan antara lain tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, dan mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan .

  • Periode 2 (Januari-April 2021)

Vaksinasi tahap selanjutnya ini akan mendahulukan petugas pelayanan publik, yaitu TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya, seperti petugas di bandara/stasiun/terminal/ pelabuhan, perbankan, perusahaan daerah air minum, perusahaan listrik negara, serta petugas lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu kelompok usia lanjut, yaitu berusia di atas 60 tahun juga mendapatkan prioritas.

  • Periode 3 (April 2021-Maret 2022)

Pada tahap ini pemberian vaksinasi Covid 19 akan dilakukan pada masyarakat yang rentan penularan dilihat dari aspek geospasial (lokasi), sosial, dan ekonomi.

  • Periode 4 (April 2021-Maret 2022)

Vaksinasi tahap 4 menyasar masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya sesuai klaster prioritas, dan juga disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

Bagaimana Jika Tidak Tergolong Vaksinasi Prioritas ?

Untuk masyarkat yang tidak termasuk kelompok prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid19, harus sabar menunggu giliran. Meski begitu saat ini pemerintah berencana akan menjalankan program vaksin mandiri atau vaksin gotong royong. Ini adalah program pemberian vaksin yang akan diadakan oleh pihak swasta kepada karyawannya.

Baca juga : Mengenal Layanan Home Care, Nyamannya Perawatan di Rumah

Pada program vaksin mandiri ini perusahaan swasta akan membeli vaksin kepada pemerintah, kemudian akan melakukan suntik vaksin Covid-19 gratis kepada para karyawannya. Kabarnya hingga saat ini sudah ada 6.644 perusahaan yang sudah mendaftar ikut dalam program vaksin mandiri.

Jadi selama menunggu giliran untuk mendapatkan vaksinasi Covid 19, diimbau harus tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid19. Dan ini juga berlaku bagi mereka yang sudah mendapatkan suntik vaksin Covid-19. Karena perlu diingat bahwa vaksinasi belum tentu menjamin 100% akan kebal terhadap penularan Covid-19.