Boleh Tidak Puasa Jika Menderita 12 Jenis Penyakit Ini
April 15, 2021

Jika berpuasa dikawatirkan penyakit akan bertambah parah atau terlambat sembuhnya

Puasa di bulan Ramadhan wajib dilakukan bagi kaum muslim. Tapi boleh tidak puasa saat kondisi tertentu, salah satunya ketika dalam keadaan sakit. Yang nantinya bisa mengganti puasa yang ditinggalkan tersebut di lain waktu ketika kondisinya sudah memungkinkan, atau dengan membayar fidiyah atau member makan fakir-miskin.

Namun tentu tidak semua jenis penyakit yang diderita bisa dijadikan alasan untuk boleh tidak puasa. Hanya beberapa jenis penyakit tertentu yang dikategorikan berisiko tinggi. Dimana jika dipaksakan untuk berpuasa, malah dapat membuat penyakit yang sedang diderita akan bertambah parah, atau sakit diderita akan terlambat sembuhnya .

Jenis Penyakit Yang Boleh Tidak Puasa

Beberapa kondisi sakit yang boleh tidak puasa seperti orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit karena kondisi kronis tertentu atau sedang dalam pemulihan pasca operasi besar. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa jenis penyakit yang diderita yang boleh tidak puasa:

  1. Gangguan Pencernaan atau Maag

Gangguan pencernaan atau sering disebut Mag yang sudah pada taraf akut, boleh tidak puasa. Memang benar puasa baik untuk mengatur pola makan penderita maag. Namun bagi yang menderita maag akut hingga muntah-muntah dan merasa nyeri, tidak diwajibkan untuk berpuasa. Bagi orang dengan kondisi ini, puasa dikhawatirkan dapat memicu atau memperparah gangguan pencernaan. 

2. Migrain atau Vertigo

Bagi yang memiliki penyakit migrain atau vertigo, jika sakit kepala yang dialami sudah pada kondisi tidak terkontrol, maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Ini karena kondisi ini bisa makin parah pada beberapa orang jika mereka tidak makan atau minum obat tepat waktu.

Baca juga : 7 Hal Penting Selama Ramadhan 2021 Agar Tubuh Tetap Sehat

3. Transfusi Darah / Donor

Beberapa penderita penyakit tertentu mengharuskan untuk mendapatkan transfusi darah atau donor organ. Kondisi ini bisa menjadi alasan yang dibenarkan untuk boleh tidak puasa.

4. Gangguan Ginjal

Orang yang menderita gangguan ginjal dan harus melakukan cuci darah rutin juga dibolehkan untuk tidak puasa. Ini karena pengidap ginjal kronis jika tetap berpuasa, maka dikawatirkan berisiko tinggi untuk mengalami dehidrasi dan hiperviskositas yang menyebabkan kerusakan fungsi ginjal dan trombosis vaskular. 

5. Gangguan Pernapasan Akut

Mereka yang mengalami gangguan pernapasan akut seperti asma akut atau penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) yang membutuhkan pengobatan rutin dan tepat waktu, boleh tidak berpuasa. Namun bagi yang mengidap asma ringan maka masih boleh berpuasa.

6. Diabetes

Orang yang menderita penyakit diabetes tipe 1 yang tidak terkontrol dan juga ibu hamil dengan gestasional diabetes, juga dianjurkan untuk tidak puasa. Alasannya karena pada penderita diabetes tipe 1, kondisi pankreas sudah tidak sanggup memproduksi insulin. Jika tidak ada insulin dalam tubuh yang diantaranya dari berasal dari makanan dan minuman, maka dapat memicu berbagai risiko penyakit lainnya.  Selain itu kondisi diabetes yang tidak terkontrol dapat berisiko meningkatkan gula darah mendadak (hiperglikemia).. 

7. Sakit Jantung

Mereka yang memiliki penyakit jantung atau gagal jantung, juga dibolehkan untuk tidak berpuasa. Ini karena pasien ini harus minum obat dengan teratur. Selain itu juga harus memastikan kondisi tubuhnya tetap stabil agar tidak semakin parah.

Baca juga : Saat Berbuka dan Sahur, Ini Makanan/Minuman Sehat dan Yang Harus Dihindari

8. Kanker

Bagi pasien yang menderita penyakit kanker atau yang sedang menjalani pengobatan seperti kemoterapi, juga diperbolehkan tidak berpuasa. Apalagi jika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk menahan lapar dan haus selama 12 jam.

9. Ganguan Liver/Hati

Pasien yang mengalami gangguan liver atau kronis lanjut, seperti sirosis hepatis grade B atau C, juga menjadi kondisi yang memungkinkan boleh tidak puasa. Dikhawatirkan jika memaksakan berpuasa, penyakitnya justru semakin parah.

10. Lansia

Orang tua yang sudah usia lanjut apalagi juga menderita penyakit berisiko tinggi, boleh tidak puasa. Juga bagi lansia yang menderita pikun (Alzhaimer), di mana sulit mengingat apakah sudah makan atau minum.

11. Infeksi Berat

Orang yang sedang mengalami infeksi akut juga dianjurkan untuk tidak berpuasa. Yang dimaksud dengan infeksi akut antara lain yaitu radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, pneumonia, infeksi saluran kencing, dan infeksi lain yang menyebabkan demam tinggi.

12. Pasien di Rumah Sakit

Pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi diinfus, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Kondisi ini berlaku bagi yang diinfus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah.

Baca juga : Pandemi Covid-19 Masih Ada, Tetap Jaga Kesehatan Dengan 5 Cara Mudah Ini

Untuk bisa tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan 2021, atau mengalami gangguan kesehatan, Anda bisa memanfaatkan berbagai layanan kesehatan datang ke rumah dari Homecare24. Cukup dengan menghubungi Care Center di 0811 1513 437 untuk info selengkapnya dan pemesanan.