Lebaran 2021 aman dari covid 19
April 29, 2021

Kasus positif Covid 19 belum mereda sepenuhnya pada Lebaran 2021 ini

Lebaran 2021 masih dalam kondisi yang sama seperti tahun yang lalu. Masih dalam keadaan pandemi Covid-19 yang belum selesai. Meski belakangan ini banyak yang makin abai, karena euphoria dari vaksinasi Covid-19. Masih banyak yang beranggapa setelah mendapatkan vaksin, berarti sudah kebal dari penularan Covid-19.

Baca juga : 7 Hal Penting Selama Ramadhan 2021 Agar Tubuh Tetap Sehat

Padahal sebenarnya vaksin bukan berfungsi untuk mencegah penularan, melainkan hanya menurunkan risiko sakit parah jika terinfeksi Covid-19. Itulah mengapa, hingga saat ini dan nanti masih perlu untuk menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai akibat abai maka akan membuat meningkatnya kasus baru positif Covid-19. Dan salah satu momen yang diantisipasi akan hal itu, yaitu Lebaran 2021 kali ini.

Merayakan Lebaran Aman dari Penularan Covid 19

Lebaran identik dengan silaturahmi saling bertemu satu sama lain. Aktivitas ini tentunya berpeluang menjadi jalan penularan Covid-19. Untuk itu, kita perlu waspada saat nanti Lebaran agar bisa merayakan dengan aman. Berikut ini beberapa tips apa yang harus dilakukan saat merayakan Lebaran 2021 di tengah pandemic Covid-19.

1. Jangan Mudik

Pemerintah sudah resmi membuat peraturan yang melarang mudik di Lebaran 2021 ini. Ini karena belajar dari pengalaman Lebaran tahun lalu, di mana akibat mudik jumlah kasus positif Covid-19 menjadi meningkat. Jadi jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama. Lebih baik tunda dulu mudik tahun ini, demi keselamatan bersama terutama anggota keluarga.

Baca juga : Saat Berbuka dan Sahur, Ini Makanan/Minuman Sehat dan Yang Harus Dihindari

2. Rayakan Malam Takbiran di Rumah Saja

Merayakan malam takbiran boleh saja. Namun lebih baik merayakan bersama keluarga saja dan tetap berada di lingkungan rumah. Ini tentu lebih aman, karena kita tahu bagaimana kondisi kesehatan anggota keluarga. Apalagi pemerintah juga mengeluarkan larangan untuk melakukan takbir keliling. Namun jika tetap ingin sekadar merayakan takbiran di luar area rumah atau di mesjid / mushola, dianjurkan untuk tetap menjaga jarak dan tidak berkumpul. Dan jangan lupa tetap menggunakan masker.

3. Shalat Idul Fitri dengan Aman

Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri dalam rangka menekan potensi penularan virus, membolehkan untuk melakukan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di masjid atau di lapangan terbuka. Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Namun berbeda dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang justru mengimbau Shalat Idul Fitri tahun ini sebaiknya dilakukan di rumah bersama keluarga.

Ini tentu bisa menjadi pilihan bagi kita, mana yang dianggap paling aman. Jika memang ingin melakukannya di masjid, mushala atau lapangan terbuka, setidaknya harus memperhatikan beberapa protokol berikut ini :

  • Berwudhu dari rumah,  agar tidak berkerumun di tempat wudhu umum.
  • Jangan lupa, cuci tangan dengan sabun serta air mengalir, sebelum berwudhu.
  • Gunakan masker dengan benar.
  • Bawa hand sanitizer, untuk digunakan jika tangan menyentuh benda.
  • Tetap jaga jarak dan jangan berkerumun saat menuju tempat sholat.
  • Lakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke tempat shalat.
  • Tetap jaga jarak aman dengan sesama jamaah saat berada di tempat sholat.
  • Pelaksana salat Id sebaiknya diperpendek durasinya, baik bacaan salat maupun pelaksanaan khotbah.
  • Gunakan alas shalat/sajadah milik sendiri.
  • Hindari berjabat tangan atau berpelukan setelah salat Idul Fitri.

Baca juga : Boleh Tidak Puasa, Jika Menderita 12 Jenis Penyakit Ini

4. Silaturahmi Lebaran dengan Aman

Setelah selesai Sholat Idul Fitri, boleh saja bersilaturahmi ke tetangga di sekitar. Namun harus ingat tetap memakai masker dan menjaga jarak. Juga hindari berjabat tangan, cukup dengan cara menempel kedua tangan di depan dada sebagai tanda silaturahmi. Selain itu sebaiknya hindari berkunjung masuk ke rumah tetangga untuk silaturahmi. Atau jika tetap melakukannya, sebaiknya singkat saja dan tetap patuhi protokol kesehatan.

5. Silaturahmi Jarak Jauh

Untuk silaturahmi dengan anggota keluarga besar yang berjauhan, sebaiknya cukup dilakukan secara jarak jauh. Bisa dilakukan via video call, apalagi saat ini sudah bisa melakukan video call dengan beberapa orang sekaligus. Selain itu bisa juga dengan mengirimkan ucapan melalui pesan singkat atau chatting dari smartphone.

6. Kirim Parsel Lebaran/ Hampers

Lebaran juga identik dengan kue lebaran. Berhubung di Lebaran 2021 ini tidak bisa berkunjung ke rumah keluarga, saudara atau kerabat lainnya yang rumahnya berjauhan, bisa digantikan dengan cara mengirimkan parsel atau hampers.

7. Cek Kondisi Kesehatan

Yang juga penting untuk diperhatikan dalam menyambut Lebaran, yaitu kondisi kesehatan tubuh. Jangan sampai saat hari Lebaran justru mengalami sakit. Untuk itu perlu untuk mengetahui bagaimana kondisi tubuh dan apakah ada penyakit yang menyerang. Agar bisa diantisipasi secepatnya dan tidak menjadi parah. Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan tes laboratorium, yang akan mendapatkan hasil pemeriksaan kondisi kesehatan tubuh secara lebih akurat.

Homecare24 menyediakan layanan Tes Lab yang terdiri dari beberapa jenis pemeriksaan yang berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara lebih akurat.