cegah covid 19 setelah liburan
June 2, 2021

Jika ingin liburan, lakukan dengan patuhi protokol kesehatan. Dan jaga penyebaran Covid 19 setelahnya.

Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan dan larangan untuk liburan atau bepergian ke luar kota di tengah pandemi Covid 19 yang belum juga usai. Namun tetap masih saja banyak masyarakat yang ‘membandel’ dengan tetap pergi baik itu untuk mudik maupun liburan, terutama saat momen libur Lebaran dan libur panjang setelahnya.  

Padahal akibat hal tersebut akan menimbulkan kenaikan kasus Covid 19 yang selama ini justru sedang ditekan. Berdasarkan data, lonjakan kasus penularan COVID-19 terjadi karena faktor mobilitas tinggi pada saat libur panjang. Sebanyak 10 – 14 hari setelah momen liburan, selalu ada lonjakan kasus sekitar 30 – 40%. Selain itu data lain menunjukkan, setiap 100 orang yang terinfeksi, ada 30% yang dirawat di rumah sakit dan 5% di antaranya dirawat di ruangan ICU.

Baca juga : Kapan Pandemi Covid 19 di Indonesia Akan Selesai ?

Akibat mobilitas masyarakat yang tidak terbendung tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperkirakan akan terjadi kenaikan kasus Covid 19 usai libur Lebaran tahun ini. Di mana kenaikan kasus positif Covid 19 ini akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan hingga puncaknya pada akhir Juni 2021.

Dalam konferensi pers online yang disiarkan pada YouTube Sekretariat Presiden (31/05), Menkes mengatakan berdasarkan pengalaman dari sejumlah libur panjang sebelumnya, kenaikan kasus akan terjadi sekitar 5 hingga 7 minggu. “Berdasarkan pengalaman empiris kita di setiap libur panjang sebelumnya yaitu libur panjang nataru libur panjang Idul Fitri dan libur panjang lainnya tahun lalu biasanya kenaikan itu akan mencapai puncaknya sekitar 5 sampai 7 minggu” ujar Budi

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini kasus aktif Covid 19 di Indonesia mengalami peningkatan mencapai lebih dari 100.000 kasus. Meski begitu, menurut Budi angka tersebut belum menyentuh puncak kasus aktif Covid-19 usai libur akhir awal 2021.

Cara Cegah Penyebaran Covid 19

Jika tetap melakukan liburan atau perjalanan ke luar kota,  maka ada risiko untuk tertular Covid 19. Nah, lebih baik lakukan beberapa hal untuk mencegah penyebaran Covid 19 ke orang lain, sehingga bisa mengakibatkan munculnya kluster baru.

  1. Pantau Orang Yang Usai Liburan/Mudik

Masyarakat dianjurkan untuk memantau dan mewaspadai apabila ada orang yang pulang mudik atau liburan ke luar kota. Terutama mereka yang berada dalam kerumunan selama satu jam atau lebih. Karena  dikhawatirkan mereka bisa tertular Covid 19 jika tidak melakukan protokol kesehatan.

2. Lakukan Karantina

Bagi mereka yang sehabis melakukan perjalanan ke luar kota atau setelah berada dalam kerumunan dalam waktu yang lama, sebaiknya melakukan karantina. Maksudnya usahakan jangan dulu bertemu dengan orang lain dalam jangka waktu 5×24 jam. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam waktu tersebut ada gejala yang muncul. Jika dalam kondisi sehat, maka berarti aman dari penularan Covid 19. Tapi jika ada gejala, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan Tes Covid 19.

3. Segera Tes Covid 19 Jika Bergejala

Prof. Soedjatmiko juga menyarankan jika mereka yang melakukan perjalanan ke luar kota, baik itu liburan atau mudik, maka jika merasakan gejala sesudahnya maka harus melakukan Tes Covid 19. “Sebaiknya lakukan tes swab antigen atau PCR jika ada mereka yang bergejala”, ujarnya Guru Besar Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Prof. Soedjatmiko, sebagaimana dilansir dari Liputan6. Menurut Prof. Soedjatmiko, hal tersebut bertujuan apabila ada yang positif covid-19 dapat segera diisolasi, dan jika mengalami sakit dapat segera mendapatkan pengobatan.

  1. Lakukan Tracing

Bagi mereka yang sudah terdeteksi tertular Covid 19 setelah berlibur, sebaiknya segera mengabarkan orang-orang yang pernah berada dekat dengannya. Ini dimaksudkan agar orang-orang tersebut juga melakukan pemeriksaan dan tes Covid 19 untuk memastikan apakah juga tertular atau tidak.

  1. Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Setelah melakukan liburan atau perjalanan ke luar kota, tetap jaga protokol kesehatan setelah sesampainya di rumah. Dengan begitu andaikan tertular Covid 19 namun  dalam kondisi OTG, maka bisa cegah untuk tertular ke orang lain. Ingat jaga protol 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Mengurangi mobilitas).

Baca juga : Gawat! 4 Varian Baru Covid 19 Lebih Ganas Sudah Masuk ke Indonesia

Jadi jika merasakan gejala gangguan kesehatan yang mendekati gejala infeksi Covid 19, segera periksakan diri dan melakukan Covid 19 test. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test yang dapat mempermudah Anda. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test secara homeservice yaitu dapat dilakukan di rumah atau lokasi Anda berada. Selain itu juga tersedia layanan Covid 19 Test secara Drive Thru, jadi Anda cukup tetap berada di dalam kendaraan