divaksin covid 19 (2) (1)
September 9, 2021

Hingga saat ini program vasksinasi Covid 19 masih berjalan. Ini karena hingga saat ini masih banyak yang belum divaksin. Dari target 208.265.72 warga yang harus divaksin, saat ini baru mencapai 32,1%. Padahal syarat agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, yaitu 70% dari total populasi.

Baca juga : Lebih Ampuh Mana? Ini Perbedaan Vaksin Sinovac, Astrazeneca, Pfizer dan Moderna

Ada sebagian yang enggan divaksin karena masih merasa takut terhadap efek saat setelah mendapatkan suntikan vaksin. Ini lantaran informasi yang beredar ada beberapa yang mengalami efek yang tak biasa setelah divaksin Covid 19. Meski pada kenyataannya ini hanya sebagian kecil dari sejumlah orang yang sudah divaksin.

Perhatikan Ini Sebelum dan Sesudah Divaksin

Untuk menghindari kecemasan dan ketakutan akibat divaksin Covid 19, maka penting untuk mengetahui dan memperhatikan beberapa hal sebelum dan sesudah melakukan suntik vaksin. Seperti yang dijelaskan di akun Instagram @doktermutan, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat sebelum dan sesudah divaksin Covid 19 :

Sebelum :

  • Tidak perlu minum Paracetamol dan obat antinyeri sebelum melakukan suntik vaksin. Ini karena tidak semua orang yang diberi vaksin Covid 19 akan merasakan efek samping atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.
  • Istirahat yang cukup sebelum melakukan vaksinasi Covid 19. Ini agar saat mendapatkan suntik vaksin tubuh dalam keadaan fit. Sehingga lebih mampu melawan efek samping yang mungkin saja muncul.
  • Cukup tidur di malam sebelum vaksin, usahkan tidur 6-8 jam. Jika malam sebelumnya harus begadang, lebih baik tunda vaksin besoknya terlebih dahulu. Ini karena jika kurang tidur maka bisa memicu hormon stress dalam tubuh dan membut peradangan pada sel-sel tubuh.
  • Sebelum vaksin, sebaiknya makan terlebih dahulu. Ini untuk menambah energi di hari vaksinasi, jadi badan bisa lebih sehat.
  • Tidak dianjurkan minum kopi sebelum vaksin. Ini karena kebanyakan minum kopi bisa menimbulkan efek berdebar dan keringat dingin. Ini bisa menimbulkan bias efek vaksin.
  • Jangan hanya karena ingin mengejar kartu atau sertifikat vaksin, tidak jujur pada dokter yang memeriksa sebelum vaksin. Ini justru bisa berbahaya jika sedang mengalami sakit atau komorbid, namun disembunyikan. Katakan apa adanya ke dokter yang memeriksa, agar bisa ditentukan apakah bisa divaksin atau tidak.
  • Bagai yang memiliki komorbid, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Ini agar bisa mendapatkan rekomendasi apakah boleh divaksin atau tidak.
  • Bagi penyintas Covid 19 atau yang sudah sembuh dari sebelumnya terinfeksi Covid 19, harus menunggu selama 3 bulan baru boleh mendapatkan vaksin.  

Sesudah :

  • Paracetamol diminum kalau merasakan demam atau badan panas setelah mendapatkan suntikan vaksin. Kalau tidak demam , ya tidak perlu minum paracetamol. Ini karena minum paracetamol justru bisa membuat bias efek dari vaksin.
  • Setelah selesai disuntik vaksin, diam dulu kurang lebih selama 15 menit untuk memantau apakah ada gejala efek samping yang terjadi atau tidak. Jika tidak ada gejala, maka diperbolehkan pulang. Jika muncul gejala alergi, maka bisa dapat langsung ditangani oleh dokter yang ada di lokasi vaksin.
  • Jika setelah vaksin mengalami pegal di tangan, itu hal biasa. Justru jangan diurut. Kalau rasa pegal bertambah lebih baik dikompres saja kurang lebih selama 10 menit dengan menggunakan air hangat lalu 10 menit dengan air dingin. Hal itu dapat membantu mengurangi rasa pegal dan bengkak.
  • Jika setelah vaksin timbul gejala dema, nyeri otot, sakit kepala, hal itu wajar. Namun jika tidak hilang dalam kurun waktu 48 jam, hubungi dokter yang kontaknya tertera di kartu vaksin.
  • Segera hubungi dokter jika mengalami sesak napas, nyeri dada, sakit perut  yang terus-menerus dan terasa sakit sekali dalam durasi 48 jam setelah vaksin.

Baca juga : Daftar Hoax Seputar Vaksin dan Jawabannya Yang Benar

Bagi yang mendapatkan suntik vaksin Covid 19 jenis mRNA, seperti Pfizer dan Moderna, setelah vaksinasi selama 7 hari jangan melakukan kerja berat dan juga jangan olahraga sedang-berat. Ini karena menurut studi, hal tersebut bisa menyebabkan radang otot jantung.

Bagi yang membutuhkan layanan dokter, baik sebelum divaksin untuk memastikan kesehatan apakah boleh divaksin, atau sesudah divaksin jika mengalami gejala efek samping, Homecare24 menyediakan layanan Dokter yang bisa memberikan konsultasi dan pemeriksaan di rumah maupun dari jarak jauh secara online.