pakai sneakers 2 (1)
October 14, 2021

Meski terasa nyaman, namun jika sneakers dipakai secara tidak tepat, justru bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Sneakers merupakan jenis sepatu yang digandrungi banyak orang. Sepatu ini didesain dengan sol fleksibel yang terbuat dari karet sehingga akan terasa nyaman saat dipakai. Ada berbagai jenis sneaker, mulai dari untuk kebutuhan olahraga hingga sneakers casual untuk sekadar tampil gaya.

Bahkan banyak juga yang memakai sneakers untuk kegiatan resmi, seperti bekerja di kantor, meeting dengan klien dan lainnya. Mereka tidak lagi menggunakan sepatu berdesain resmi, namun beralih ke sneakers. Bahkan para wanita yang selama ini sering menggunakan sepatu jenis high heels, mulai banyak yang lebih memilih menggunakan sneaker.

Baca juga : Agar Olahraga Aman dari Covid-19, Perhatikan 5 Hal Penting Ini

Tips Aman Pakai Sneaker

Nyaman saat dipakai menjadi salah satu alasan mengapa sneakers diminati banyak orang. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan sneaker. Karena meski terasa nyaman, namun jika dipakai secara tidak tepat, justru bisa menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari jari kaki lecet, nyeri pada lutut, rasa sakit pada bagian betis, rasa sakit pada tendon achilles di bagian belakang kaki (achilles tendonitis), hingga nyeri punggung dan sakit pinggul.

  • Pakai Sesuai Kebutuhan

Saat ingin membeli sneakers, pastikan dulu dibeli untuk kebutuhan apa. Karena tiap jenis sneaker didesains sesuai kebutuhan yang berbeda. Contohnya sneakers untuk running digunakan untuk nge-gym.

Penggunaan sneakers yang tidak sesuai fungsinya inilah yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan pada kaki. Seperti dilansir dari Huffington Post, sneakers yang dipakai saat nge-gym berpotensi ngerusak kaki jika digunakan untuk olahraga lain seperti running. Ini karena pijakan sepatu untuk nge-gym biasanya memiliki pijakan yang agak lebih keras dibanding sepatu running. Selain itu, sneakers untuk olahraga juga berbeda dengan sneaker casual. Sneakers olahraga menggunakan bahan yang lentur disesuaikan dengan kebutuhan gerakan olahraga.

  • Hindari Beli Sepatu Online

Selain dijual di toko resmi, sneaker juga banyak dijual secara online. Sebaiknya lebih baik membeli langsung di toko resmi daripada secara online. Ini untuk menghindari membeli sneakers dengan ukuran yang ternyata tidak sesuai. Lebih baik beli secara offline di toko karena kita bisa mencoba terlebih dahulu.

Ini karena senyaman-nyamannya sneakers namun jika ukurannya tidak pas di kaki, tetap akan terasa tidak nyaman. Tidak hanya itu, bisa juga menimbulkan risiko kesehatan seperti lecet atau terkena arthritis alias nyeri sendi berkepanjangan.

  • Jangan Terlalu Sering Pakai Sneakers

Meski terasa nyaman digunakan, namun disarankan jangan terlalu sering menggunakan sneakers. Dilansir dari Huffington Post, sepatu olahraga yang terlalu nyaman ternyata juga tidak selalu baik untuk kaki. Ini karena pijakan sepatu yang empuk justru bisa membuat kaki terlena. Rasa empuk akibat bantalan pada sneaker terlalu sering juga disebut dapat membuat saraf kaki menjadi melemah. Jadi sekali-kali tidak ada salahnya pakai sepatu biasa.

  • Pilih Bahan yang Nyaman

Sneaker dikenal nyaman digunakan karena memiliki pijakan yang terasa empuk. Dengan pijakan yang empuk maka bisa mencegah berbagai masalah kaki, seperti nyeri tumit, peradangan, atau tendonitis.

Namun yang juga perlu diperhatikan yaitu bahan dari sepatu itu sendiri. Seperti diketahui bagian luar sepatu terbuat dari beberapa jenis bahan, seperti bahan canvas, kulit, rajutan benang, dan lainnya. Apapun bahan itu, pastikan bagian dalam sepatu menggunakan bahan yang nyaman. Terlebih lagi bagi yang lebih senang tidak memakai kaus kaki. Ini agar mengindari masalah pada kaki, seperti lecet yang jika tetap dibiarkan selama penggunaan sepatu, dikhawatirkan bisa terjangkit kuman.

Baca juga : Agar Bersepeda Aman dari Covid-19, Ini Yang Harus Dilakukan

  • Ganti Sneakers Lama

Seiring bertambahnya usia, ukuran kaki juga akan berubah. Hal ini juga dibarengi dengan penurunan kekuatan otot ligamen dan tendon. Jika memaksa untuk tetap menggunakan sneaker lama karena suka dengan desainnya, padahal ukuran sudah tidak sesuai, bisa menimbulkan masalah pada kaki.

Selain itu jika sneakers yang dimiliki sudah tidak dalam kondisi yang baik atau sudah ada bagian yang rusak, juga sebaiknya ganti dengan yang baru. Idealnya, sepatu olahraga perlu diganti setelah digunakan sejauh 500–600 kilometer. Ini karena kondisi sol sepatu bagian bawah biasanya sudah mulai tipis, sehingga mengurangi kenyamanan.

Dilansir dari Reader’s Digest, orang yang memiliki rutinitas lari sejauh 2,5 kilometer sebanyak empat atau lima kali seminggu harus mengganti sepatunya dengan yang baru setiap bulannya. Ini karena sepatu yang terus digunakan akan membuat bantalan sepatu menjadi rusak sehingga dapat memberi tekanan lebih pada kaki dan menyebabkan rasa sakit di telapak kaki, pergelangan kaki, sendi lutut dan pinggul jika terus digunakan.

Selain itu ada juga rekomendari dari Akademi Kesehatan Kaki Amerika yang menyarankan untuk mengganti sepatu jika sudah digunakan berjalan atau berlari sejauh 300 sampai 500 mil, atau digunakan selama 45 sampai 60 jam berolahraga.

Jika Anda memiliki masalah pada bagian kaki, salah satu cara penyembuhannya yaitu dengan Fisioterapi. Bagi yang membutuhkan layanan Fisioterapi datang ke rumah, bisa memesan layanan ini dari Homecare24