suntik vaksin Covid-19 untuk anak (1)
November 16, 2021

Suntik vaksin Covid-19 untuk anak berusia 6-11 tahun direncanakan akan mulai diberikan pada awal 2022. Ini seiring dengan keluarnya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang secara resmi membolehkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Pemberian suntik vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun memang mendesak untuk dilakukan karena jumlah penularan Covid-19 pada anak terbilang cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Satgas Pananganan Covid-19 per 1 November 2021, jumlah kasus anak terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 13% dari total kasus. Terlebih lagi saat ini kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga sedang berlangsung di berbagai jenjang sekolah.

Baca juga : Kapan Vaksin Anak Cegah Covid-19 Mulai Diberikan? Ini Jadwalnya!

Perhatikan Kondisi Anak Sebelum Suntik Vaksin Covid-19

Meskipun pemberikan suntik vaksin anak penting, namun tetap tidak boleh sembarang dilakukan. Sebelumnya harus memerhatikan kondisi anak, apakah layak disuntik atau tidak. Ada beberapa kondisi anak yang tidak boleh disuntik vaksin Covid-19

IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menjelaskan ada beberapa kondisi anak yang tidak direkomendasikan untuk diberikan suntik vaksin Covid-19, antara lain yaitu  :

  • Defisiensi imun primer
  • Memiliki penyakit autoimun tidak terkontrol
  • Penyakit Sindrom Gullian Barre, mielitis transversa, acute demyelinating encephalomyelitis
  • Menderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi
  • Sedang mendapat pengobatan imunosupresan/sitostatika berat
  • Sedang mengalami demam 37,5 derajat Celcius atau lebih
  • Baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan
  • Pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan
  • Anak atau remaja sedang hamil
  • Memiliki hipertensi dan diabetes mellitus
  • Penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali
  • Efek samping vaksin Covid-19 untuk anak-anak

Baca juga : PTM Dimulai, Waspadai 3 Gejala Khas Covid Anak dan Cara Mencegahnya

Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Anak

Untuk tahap awal vaksinasi pada anak 6-11 tahun, akan menggunakan jenis vaksin Sinovac. Sama seperti pada orang dewasa, untuk anak-anak juga akan ada efek samping setelah pemberian suntik vaksin Covid-19. Tapi jangan khawatir, efek vaksin Covid-19 pada anak-anak  biasanya hanya gejala ringan hingga sedang. Bahkan penelitian di China tidak menemukan efek samping serius setelah anak-anak mendapat suntikan vaksin Covid-19 Sinovac.

Berikut ini beberapa efek samping suntik vaksin Covid-19 Sinovac pada anak-anak :

  • Merasakan nyeri di tempat suntikan
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Hidung berair

Namun efek tersebut akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa lama, adal kondisi anak dalam kondisi baik dan sehat. Itulah pentingnya untuk memerhatikan kondisi anak sebelum dilakukan suntik vaksin Covid-19, agar tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi anak.