Ini Daftar Tempat Paling Berisiko Tularkan Covid-19

Bukannya mereda, penularan Covid 19 malah makin mengkhawatirkan. Bukan saja jumlah yang positif tertular Covid-19 yang terus meningkat, tapi juga cara penularannya yang makin mudah. Ini karena belakangan dinyatakan virus Corona ini bisa menular lewat perantara udara, yaitu melalui penyebaran droplet atau percikan air liur yang berbentuk aerosol di udara. Akibat hal ini organisasi kesehatan dunia pun memperbaiki protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga : Ini Dia Protokol Kesehatan Covid-19 yang Baru! Akibat Penularan Melalui Udara

Lebih lanjut WHO juga mengeluarkan pernyataan saran yang meminta masyarakat menghindari 3 lokasi yang rentan penularan Covid 19. Ketiga lokasi yang harus dihindari tersebut yaitu tempat ramai atau banyak orang (crowded places), tempat yang bisa berkontak atau berbicara dengan orang lain dalam jarak dekat (Close-contact), dan tempat terbatas dan tertutup dengan ventilasi udara yang buruk (Confined and enclosed spaces).

“Risiko penularan lebih tinggi bisa terjadi di gabungan kondisi tempat-tempat yang harus dihindari tersebut. Jadi saat aturan pembatasan dicabut, pertimbangkan ke mana akan pergi dan usahakan menghindari ketiga lokasi rentan tersebut,” tulis WHO.

Level Risiko Tertular Covid 19 di Berbagai Lokasi

Menghindari lokasi-lokasi yang mudah terjadi penularan Covid 19 menjadi salah satu cara dalam memutuskan rantai penularan virus mematikan ini. Para dokter dan ahli kesehatan dari Texas Medical Association mempertimbangkan 5 faktor untuk memutuskan bahwa suatu tempat memiliki risiko untuk bisa menularkan virus corona. Kelima faktor itu adalah:

1. Di dalam atau di luar ruang
2. Kedekatan jarak antar orang
3. Waktu paparan
4. Tingkat kepatuhan
5. Tingkat risiko pribadi (manula, ibu hamil, orang dengan penyakit kronis)

Baca juga : 5 Hal Penting Agar Olahraga Aman dari Covid-19 Saat New Normal

Berdasarkan 5 faktor tersebut, para ahli kesehatan tersebut membagi tempat/kerumunan berdasarkan level penularan. Mulai level rendah ( level 1), hinggal level tertinggi atau yang paling rentan (level 9). Semakin tinggi angkanya, semakin berisiko. Kesembilan level lokasi tersebut yaitu :

-Level 9 : Bar, kelab malam, diskotik, pasar
-Level 8: Antrian prasmanan, stadion, pusat kebugaran, taman hiburan, ibadah secara massal yang tidak diatur sebelumnya.
- Level 7: Olahraga basket, kolam renang
- Level 6: Kasino, taman bermain, salon, restoran, perahu poonton, bioskop
- Level 5: Pesta makan malam di rumah, pesta barbeku, pesawat terbang, mal, pantai, tempat bowling
- Level 4: Dokter gigi, berjalan di keramaian, kantor, ruang tunggu dokter, makan di restoran terbuka (open air)
- Level 3: Belanja bahan makanan di supermarket, berkemah, hotel, bermain golf, museum
- Level 2: Olahraga jalan kaki, berlari, bersepeda, mengisi bahan bakar tanpa turun dari mobi, membeli di tukang sayur dengan mengenakan masker
- Level 1: Membeli makanan dari restoran dibawa pulan, memesan makanan, bermain tenis.

Ternyata hal ini benar adanya. Setidaknya seperti yang terjadi di DKI Jakarta. Dimana disebutkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bahwa pasar menjadi lokasi dengan penularan yang cukup tinggi. Terlihat dari banyaknya pedagang di pasar tradisional yang terinfeksi COVID-19 terutama selama masa PSBB Transisi.

Jadi jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, sebaiknya hindari untuk pergi ke berbagai lokasi yang memiliki risiko terjadi penularan Covid-19. Selain itu tetap lakukan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan lainnya, selama beraktivitas di di luar rumah.

Juga jangan lupa selalu melakukan berbagai hal untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu memiliki sistem imun yang kuat untuk mencegah virus Corona. Jika dirasa mengalami gejala gangguan kesehatan, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. Atau Anda juga bisa tetap berada di rumah dan bisa melakukan pemeriksaan kesehatan. Cukup hubungi Homecare24 yang menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan. Termasuk pula layanan perawatan bagi Anda yang positif Covid-19 dan harus menjalani karantina di rumah, seperti layanan Corona Care dan Corona Chat Line.


Artikel Lainnya