Penting! Ini Yang Harus Dilakukan Selama Isolasi Mandiri di Rumah

Di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum mereda, berbagai upaya pencegahan penularan jangan sampai mengendor untuk dilakukan. Mulai dari tetap melakukan protokol kesehatan, gencar melakukan rapid/swab tes dan tracing, hingga melakukan isolasi mandiri bagi yang terdeteksi tertular Covid-19.

Baca juga : Jika Mengalami Tanda Ini, Anda Harus Isolasi Mandiri !

Isolasi mandiri penting dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 lebih luas. Jadi, bagi mereka yang termasuk orang yang perlu melakukan isolasi mandiri, seharusnya dengan penuh kesadaran harus melakukannya. Isolasi mandiri dilakukan dengan tetap berada di dalam rumah setidaknya selama 14 hari.

Yang harus dilakukan sebelum isolasi mandiri

Sebelum melakukan isolasi mandiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain yaitu :

• Hubungi Dinas Kesehatan di Kota/Kabupaten atau Puskesmas yang menjadi pengawasan kondisi Anda.

• Ungsikan anggota keluarga yang rentan tertular Covid-19, yaitu mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah, manula, sedang \pengobatan penyakit kronis, memiliki penyakit autoimun, kondisi pernapasan terganggu.

• Siapkan kamar tidur terpisah dengan anggota lain jika memungkinkan.

Baca juga : Ini Daftar Tempat Paling Berisiko Tularkan Covid-19

Selain itu, yang melakukan isolasi mandiri juga harus tetap menerapkan beberapa protokol kesehatan selama menjalani isolasi mandiri di rumah sesuai anjuran pemerintah, diantaranya yaitu :

1. Tetap di dalam rumah selama 14 hari

Namanya juga isolasi di rumah, jadi tetaplah berada di dalam rumah dan jangan tergoda untuk keluar rumah meski dalam jarak dekat. Jika ada keperluan mendesak, di luar rumah usahakan minta bantuan kepada orang lain. Termasuk dalam pemenuhan kebutuhan keseharian, seperti makan, sebisa mungkin minta bantuan orang lain atau memanfaatkan layanan online untuk melakukannya.

Jika saat melakukan isolasi di rumah Anda sudah dalam keadaan sakit, kemudian sembuh sebelum masa 14 hari, Anda tetap harus tinggal di rumah dan menunggu hingga masa isolasi selesai. Selain itu, hindari menerima tamu.

2. Hindari kontak dekat dengan orang serumah

Selama berada di rumah, Anda disarankan untuk berada di kamar yang terpisah dengan penghuni rumah lainnya. Kamar juga harus memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Sebaiknya tidak melakukan kegiatan kumpul bersama dengan anggota keluarga lainnya. Atau setidaknya tetap jaga jarak, minimal 1–1,5 meter, jika berhadapan dengan anggota keluarga di rumah.

3. Pakai masker

Selama di dalam rumah, Anda tetap disarankan untuk mengenakan masker. Dan dianjurkan jenis surgical mask atau masker medis. Ini agar mencegah penularan kepada keluarga atau orang yang berada dalam satu rumah. Penggunaan masker ini terutama saat Anda keluar dari kamar, atau ada orang lain yang masuk ke kamar.

4. Gunakan perlengkapan terpisah

Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, gunakan berbagai perlengkapan sendiri dan jangan digunakan bersamaan dengan orang lain. Perlengkapan yang dimaksud seperti piring, sendok, garpu, dan gelas, dan lainnya. Termasuk juga perlengkapan mandi, seperti handuk dan sikat gigi, juga harus terpisah dari penghuni rumah lainnya.

Begitu pun saat membersihkan peralatan pribadi yang digunakan oleh yang melakukan isolasi, gunakan spon cuci tersendiri. Selain itu, juga sediakan tempat sampah atau kantung plastik khusus untuk membuang tisu yang digunakan untuk batuk, bersin, dan membersihkan mulut atau hidung.

5. Bersihkan bedan sekitar

Selain itu juga disarankan untuk rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh oleh yang melakukan isolasi, seperti meja, kursi, wastafel, gagang pintu, atau telepon, dengan cairan disinfektan.

6. Atur penggunaan kamar mandi

Seharusnya, usahakan sediakan kamar mandi tersendiri atau terpisah untuk yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jika tidak memungkinkan, gunakan bergantian. Di mana setelah kamar mandi digunakan oleh yang sedang isolasi, jangan lupa bersihkan dengan disenfektan.

7. Terapkan pola hidup sehat

Selama menjalani masa isolasi mandiri di rumah, tetap lakukan pola hidup sehat dan bersih. Rajin bersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir. Jangan lupa minum banyak air putih, konsumsi makanan yang bergizi dan penuhi kebutuhan vitamin setiap hari. Juga disarankan untuk berjemur dan melakukan olahraga ringan di bawah sinar matahari setiap pagi selama 15–30 menit. Semua itu agar tubuh lebih bugar, sistem imun meningkat sehingga lebih cepat sembuh.

8. Hibur diri sendiri

Jika merasa bosan selama menjalani masa isolasi mandiri, tidak ada salahnya lakukan hubungan dengan kerabat atau teman melalui telepon, video call, atau media sosial. Bisa juga dengan menyiapkan hiburan di kamar, seperti baca buku, menonton film, mendengarkan music, dan lainnya. Jangan sampai masa isolasi ini justru membuat merasa terisolasi sendiri.

9. Pantau perkembangan kesehatan

Selama masa isolasi mandiri, pantau selalu perkembangan kesehatan. Seperti mengukur suhu tubuh dan mengecek kondisi vital lainnya (tekanan darah, denyut nadi, tingkat pernapasan). Juga amati gejala sakit yang dirasakan.

Tetap konsumsi obat jika gejala sakit belum mereda.Apabila di tengah masa isolasi muncul keluhan baru atau keluhan yang dialami malah makin parah, misalnya demam tinggi disertai batuk terus-menerus dan sulit bernapas, segera hubungi layanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas atau klinik terdekat, untuk mendapatkan perawatan.

Atau bisa juga tetap berada di rumah, karena saat ini sudah ada layanan kesehatan ke rumah yang akan merawat Anda selama melakukan isolasi di rumah, yaitu layanan Corona Care dari Homecare24. Ini adalah layanan khusus penderita Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang dengan layanan perawatan di rumah pasien.


Artikel Lainnya