Perkantoran Jadi Klaster Penyebaran Corona, Ini Cara Pencegahnnya!

Kantor Jadi Klaster Penyebaran Corona, Ini Cara Pencegahnnya!

Seiring pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan kembali aktifnya kegiatan di tempat kerja, ternyata malah berimbas pada munculnya klaster baru penularan virus corona terutama di perkantoran di Jakarta. Hal ini dibuktikan dari data kasus positif yang meningkat. Pada 4 Juni 2020, jumlah kasus positif dari klaster perkantoran masih sebanyak 43 kasus. Tapi jumlah ini melonjak sepanjang 4 Juni — 28 Juli 2020, yaitu bertambah menjadi 416 orang atau hampir 10 kali lipat. Klaster kasus positif Covid-19 tersebut tersebar antara lain di Kementerian, badan atau lembaga negara, kantor pemerintah DKI Jakarta, kantor polisi, BUMN dan perusahaan swasta.

Baca juga : Ini Daftar Tempat Paling Berisiko Tularkan Covid-19

Menyikapi situasi tersebut, Dewi Nur Aisyah, anggota Tim Pakar Satgas Nasional, sebagaimana yang dilansir dari Katadata.co.id, mengimbau para pekerja harus menerapkan protokol kesehatan dengan serius. “Peningkatan kasus pada klaster perkantoran perlu diwaspadai karena berpotensi memberikan dampak secara luas, seperti di lingkungan keluarga atau saudara di rumah,” ujarnya. Dewi mengungkapkan kasus-kasus tersebut dapat diketahui karena Tim Surveilans Jakarta aktif dalam melakukan pemeriksaan terhadap warga. Saat ini jumlah pemeriksaan di Jakarta telah melebihi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu 1000 per 1.000.000 penduduk dalam waktu satu minggu. Dewi juga menjelaskan klaster perkantoran kini menduduki peringkat kelima klaster penyebaran Corona di Jakarta.

Penularan dan Pencegahannya

Meski disebut perkantoran sebagai klaster positif Corona, namun menurut Dewi, bisa jadi seseorang yang positif virus Corona tersebut sudah tertular saat berada di rumahnya atau saat berada di transportasi umum dari dan ke kantor. “Bisa jadi dua hal. Pertama, bisa jadi di perkantoran ada yang positif. Mungkin positifnya bukan di kantor, bisa jadi saat perjalanan dari dan ke kantor menggunakan transportasi umum. Atau bisa juga saat berada di rumah. Itulah kenapa kita harus waspada, terutama yang menggunakan moda transportasi umum bersama seperti KRL dan MRT,” papar Dewi.

Untuk itu, Dewi mengimbau masyarakat yang bekerja di kantor selalu disiplin akan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, tangan dengan kondisi steril, dan menjaga jarak. Jika memungkinkan, jendela di kantor disarankan untuk dibuka untuk sirkulasi. Kapasitas pekerja yang masuk ke kantor disarankan maksimal 50% atau lebih rendah.

Baca juga : Ini Dia Protokol Kesehatan Covid-19 yang Baru! Akibat Penularan Melalui Udara

“Kalau ruangan ada ruangan yang jendelanya bisa dibuka, itu dibuka saja. Sirkulasi juga berjalan bagus. Pastikan juga kapasitas kantor jangan padat, disarankan 50% dari kapasitas normal. Kalau bisa lebih rendah lagi bagus banget, 25% misalnya. Maka ini bisa mengurangi risiko penularan di kantor,” kata Dewi.

Secara detil, beberapa upaya yang sebaiknya dilakukan di perkantoran agar tak jadi klaster penularan Corona, antara lain :

1. Jika memungkian sebaiknya tetap lakukan Work From Home.

2. Jika harus masuk kantor, pastikan kapasitasnya 50%

3. Atur waktu shift masuk kantor dan WFH antar-karyawan untuk menjaga kapasitas yang hadir dikantor 50%

4. Lakukan shift kedatangan ke kantor dengan jeda 1,5 sampai 2 jam.

5. Makan siang jangan menumpuk di kantin.

6. Pastikan sirkulasi udara di ruangan berjalan lancar dan baik.

7. Pastikan kantor menerapkan protokol kesehatan dan menyediakan fasilitas pendukungnya.

8. Bentuk tim pengawas untuk mengawasi protokol kesehatan di kantor.

9. Jika memungkinkan, setiap lantai ada tim pengawas.

10. Pelayanan kesehatan dan pemeriksaan dapat dilakukan secara berkala.

11. Jika ditemukan kasus positif, wajib melakukan contact tracing dengan baik.

12. Tingkatkan kewaspadaan saat naik kendaraan umum menuju dan pulang dari kantor.

13. Sesampainya di rumah, langsung mandi dan berganti pakaian.

14. Pemerintah Daerah harus melakukan monitoring dan evaluasi di setiap kantor.

15. Kantor harus transparan dalam menyampaikan kondisi perkantorannya.

Jadi jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, sebaiknya hindari untuk pergi ke berbagai lokasi yang memiliki risiko terjadi penularan Covid-19. Selain itu tetap lakukan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan lainnya, selama beraktivitas di di luar rumah.

Juga jangan lupa selalu melakukan berbagai hal untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu memiliki sistem imun yang kuat untuk mencegah virus Corona. Jika dirasa mengalami gejala gangguan kesehatan, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. Atau Anda juga bisa tetap berada di rumah dan bisa melakukan pemeriksaan kesehatan. Cukup hubungi Homecare24 yang menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan. Termasuk pula layanan perawatan bagi Anda yang positif Covid-19 dan harus menjalani karantina di rumah, seperti layanan Corona Care dan Corona Chat Line.


Artikel Lainnya