Blog Cerita Perawat | Homecare24

“Profesi ini dibutuhkan banyak orang dan jadi berkat buat masyarakat yang membutuhkan.”
Hal itulah yang membuat Anastasia atau akrab disapa Anes memilih profesi sebagai bidan. Anes merupakan alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nusantara Kupang. Dia lulus tahun 2016.

Anes mengisahkan pengalamanya saat menangani pasien melahirkan. Saat itu, Anes,  sang pasien penuh tekanan, suka marah-marah, dan depresi. Tapi karena kesabaran, Anes berhasil melalui itu semua.

Bidan kelahiran Jakarta itu juga bahkan memiliki pengalaman merawat lanjut usia (Lansia). “Saat saya menjaga lansia, mereka selalu memeluk saya, mencium pipi dan menganggap saya adalah anak mereka sendiri. Kemudian mereka berdoa untuk saya agar selalu sukses.”

Bagi Anes, profesi bidan dan perawat itu sama-sama memiliki keterkaitan. Utamanya adalah dalam hal mengedepankan kualitas pelayanan kepada pasien. Anes resah dengan anggapan publik mengenai kejudesan yang dialamatkan kepada rekan-rekannya.

Prinsip Anes adalah ketika sedang melayani pasien berpegang teguh pada profesionalitas. “Berusahalah memberikan pelayanan yang baik dan ramah. Dan jangan bawa masalah kegalauan saat sedang melayani pasien,” kata Anes.

Anes memiliki sosok inspiratif. Dia adalah Robin Lim, seorang bidan yang berupaya mengurangi tingkat kematian ibu dan bayi di Indonesia. Pada tahun 2011, Robin Lim dianugerahi CNN Hero of the Year.

Kelak Anes ingin bisa seperti Robin Lim. Dan dia juga berharap profesinya itu di masa depan akan semakin diakui dan memberikan kesejahteraan.


Apakah anda menyukai artikel ini?