Blog Cerita Perawat | Homecare24

“Profesi saya adalah gerakan kemanusiaan tanpa batas waktu dan perbedaan kalangan.”

Begitu ungkapan Ichwan Febriyanto mengenai profesinya sebagai perawat. Ichwan merupakan perawat  lulusan Akademi Keperawatan Yakpermas, Banyumas, Jawa Tengah. Dia menyelesaikan pendidikannya tahun 2016.

Menjadi perawat adalah pilihan Ichwan sedari kecil. Dia terinspirasi dari ayahnya. “Beliau mendedikasikan hidupnya untuk merawat ibu, adik-adiknya sendiri sampai ibunya wafat.” Saat itu, profesi ayah Ichwan adalah perawat juga.

Melihat ayahnya yang sungguh-sungguh dalam bekerja dan sangat bermanfaat buat orang banyak, hati Ichwan tersentuh. Dia kemudian ingin mengikuti jejak ayahnya untuk menjadi perawat. Setelah menjalani pendidikan dan praktik, Ichwan semakin jatuh hati dengan profesinya itu.

Ichwan memilik pengalaman bekerja sebagai tenaga medis di rumah sakit. Pada tahun 2016, dia bekerja sebagai perawat untuk Rumah Sakit Umum Harapan Ibu Purbalingga, Jawa Tengah. Kini, dia fokus sebagai perawat homecare.

Ada banyak kesan yang Ichwan kenang saat sedang menangani pasien. Seperti, “Ketika merawat pasien luka bakar dari parah sampai sembuh. Kemudian ketika merawat pasien stroke sampai bisa berjalan. Dan pasien  yang sudah koma dipasangi banyak alat, sampai sembuh.”

Bagi Ichwan, menjadi perawat adalah bagaimana harus tetap memberikan pelayanan sebaik mungkin untuk pasien dan keluarganya. Karena Ichwan ingin sentuhan tangannya itu bisa memberikan dampak besar bagi kesembuhan dan kebahagiaan pasien.


Apakah anda menyukai artikel ini?