Blog Cerita Perawat | Homecare24

“Bisa melihat senyum yang mungkin sempat hilang dari pasien. Melihat perkembangan kesehatan menjadi lebih baik saat dirawat.”

Itulah ungkapan Juanda, perawat lulusan Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia tahun 2017, saat meluapkan kebahagiaan atas profesinya. Tenaga medis yang sekarang bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo ini mencintai profesinya sebagai perawat.

Juanda termotivasi untuk menjadi perawat karena dorongan Ibunya. Perawat yang lahir di Bandar Lampung itu awalnya sama sekali tidak memiliki cita-cita menjadi perawat.

“Tapi sampai akhirnya, ada kepuasan tersendiri yang dirasakan ketika bisa membantu dan merawat orang lain setelah nyemplung sebagai perawat,” ujar Juanda. 

Juanda semakin yakin pada pilihannya lantaran terinspirasi dengan Faye Glenn Abdellah, tokoh keperawatan Amerika Serikat yang terkenal dalam penelitian kesehatan. Ada satu hal yang membuat Juanda terkesan dengan Faye Glenn Abdellah, yaitu kutipannya.

“Saya tidak pernah ingin menjadi medical doctor karena saya bisa melakukan apa yang saya bisa di keperawatan, merupakan profesi yang peduli,” ujar Juanda sembari menirukan apa yang dikatakan Faye Glenn Abdellah.

Menurut Juanda, hal yang paling penting agar menjadi perawat yang profesional adalah melayani dengan hati. “Saya menganggap pasien  adalah keluarga, sehingga bisa merawat dengan sepenuh hati. Dan itu juga bisa mengubah pandangan publik tentang perawat,” ujar Juanda.


Apakah anda menyukai artikel ini?