Bila Anda tengah mengidap penyakit jantung aritmia, sebaiknya Anda selalu memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi setiap harinya. Sebab bila tidak, penyakit ini berpotensi menyebabkan Anda jatuh stroke. Bahkan dalam beberapa kasus terparah, aritmia menjadi pemicu kematian mendadak pada seseorang. 

Aritmia merupakan penyakit yang timbul akibat masalah atau kelainan irama jantung. Terdapat beberapa jenis aritmia yang umum dijumpai, antara lain: 

1. Bradikardia, yakni kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat atau tidak teratur. 

2. Blok jantung, yakni kondisi ketika jantung berdetak lambat dan dapat menyebabkan seseorang pingsan. 

3. Fibrilasi atrium, yakni kondisi ketika jantung berdetak sangat cepat, bahkan ketika kita sedang beristirahat. 

4. Fibrilasi ventrikel, yakni jenis aritmia yang dapat menyebabkan penderitanya kehilangan kesadaran atau bahkan meninggal secara tiba-tiba akibat detak jantung terlalu cepat dan tidak teratur. 

 

Adapun beberapa penyebab umum timbulnya aritmia, antara lain penyalahgunaan narkotika atau obat-obat terlarang, terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kafein, stres, serta mengidap jenis penyakit tertentu seperti darah tinggi dan diabetes. 

Bila Anda tengah mengidap penyakit ini, pastikan Anda mengetahui makanan apa saja yang tidak dianjurkan atau dilarang bagi penderita aritmia. Hal ini penting guna mengurangi tingkat keparahan, sekaligus membantu proses penyembuhan.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari atau konsumsi ketika sedang menderita aritmia jantung:

1. Makanan mengandung lemak trans

Terdapat beberapa jenis makanan yang menjadi sumber utama lemak trans, antara lain margarin, makanan cepat saji, keripik, donat, dan berbagai snack atau camilan anak-anak. Data dari Institute of Shortening and Edible Oils (ISEO) menyebut mengonsumsi lemak trans dengan kadar tinggi akan meningkatkan kolesterol LDL (jahat) dan menurunkan kolesterol HDL (baik). Jenis makanan ini tentu tak dianjurkan untuk terlalu banyak dikonsumsi bila Anda mengidap penyakit jantung seperti aritmia. 

2. Mie instan

Hindari atau kurangi konsumsi mie instan. Sebab mie instan mengandung penyedap rasa yang bila dikonsumsi terlalu banyak akan memberi efek negatif bagi pengidap aritmia. 

3. Kafein

Hindari makanan atau minuman berkafein, seperti kopi, teh, termasuk minuman bersoda. Sebab kafein merupakan salah satu pemicu munculnya aritmia. 

4. Gorengan dan makanan berkolestrol tinggi

Gorengan dan makanan berkolestrol tinggi, seperti cumi-cumi, udang, kepiting, daging kambing, junkfood, dan lainnya, sangat tidak dianjurkan untuk Anda konsumsi. Hal ini guna mencegah aritmia yang Anda derita semakin parah. 


Selain makanan-makanan tadi, hindari pula rokok atau paparan asap rokok serta alkohol. Merokok adalah aktivitas paling berbahaya bagi mereka yang sedang mengidap penyakit jantung, termasuk aritmia. Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Sebab konsumsi alkohol berlebih mampu mempengaruhi impuls listrik jantung sehingga meningkatkan risiko terjadinya fibrilasi atrium (jenis aritmia seperti diterangkan sebelumnya). 

Untuk membantu penanganan dan perawatan keluarga Anda yang sedang mengidap aritmia atau penyakit jantung lainnya, silakan akses Homecare24.

Sebab dipastikan mitra Homecare24 adalah perawat yang profesional dan dapat diandalkan untuk menjaga dan merawat keluarga Anda.


Ditulis Oleh: Tim Homecare24


Apakah anda menyukai artikel ini?