Burung Merbah Mata Merah

Burung Merbah Mata Merah

Gambar Burung Merbah Mata Merah

Burung Merbah Mata Merah atau Merbah Mata Merah Penang

Burung Merbah Mata Merah atau dalam bahasa ilmiahnya (Pycnonotus goiavier) adalah salah satu spesies burung yang banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Nama “Merbah Mata Merah” mengacu pada warna mata burung ini yang terlihat merah menyala. Selain menjadi burung yang populer di kalangan kicau mania, burung Merbah Mata Merah juga memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri bagi pecinta burung.

Apa Itu Burung Merbah Mata Merah?

Merbah Mata Merah adalah jenis burung yang memiliki ukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 18-20 cm. Burung jantan dan betina memiliki penampilan yang hampir serupa, namun burung jantan memiliki bulu yang lebih cerah. Burung ini memiliki variasi warna bulu yang terdiri dari kuning keabu-abuan dengan perpaduan warna merah pada sisi bawah tubuh dan sayap. Burung ini juga memiliki paruh yang kuat dan moncong pendek, serta tumbuh pada ketinggian sekitar 500-1200 meter di atas permukaan laut.

Ciri-Ciri Burung Merbah Mata Merah

Burung Merbah Mata Merah memiliki beberapa ciri-ciri yang khas dan membedakannya dengan jenis burung lainnya, antara lain:

  • Bulu yang dominan berwarna kuning keabu-abuan dengan warna merah pada sisi bawah tubuh dan sayap
  • Panjang tubuh sekitar 18-20 cm
  • Paruh yang kuat dan moncong pendek
  • Mata berwarna merah menyala
  • Tumbuh pada ketinggian sekitar 500-1200 meter di atas permukaan laut

Klasifikasi Burung Merbah Mata Merah

Berikut adalah klasifikasi ilmiah dari Burung Merbah Mata Merah:

  • Kingdom: Animalia (Hewan)
  • Filum: Chordata (Chordata)
  • Kelas: Aves (Burung)
  • Ordo: Passeriformes (Burung pengicau)
  • Famili: Pycnonotidae (Bulbul)
  • Genus: Pycnonotus (Burung Merbah)
  • Spesies: Pycnonotus goiavier (Burung Merbah Mata Merah)

Jenis-Jenis Burung Merbah Mata Merah

Secara umum, ada dua jenis burung Merbah Mata Merah yang dapat ditemukan di Indonesia, yaitu:

  1. Merbah Mata Merah Penang (Pycnonotus goiavier goiavier)
  2. Merbah Mata Merah Penang merupakan jenis yang umum ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Burung ini memiliki penampilan yang hampir sama dengan jenis burung Merbah Mata Merah yang lain. Namun, habitat alaminya lebih banyak ditemukan di dataran rendah dan tepi hutan.

  3. Merbah Mata Merah Papuan (Pycnonotus goiavier watsoni)
  4. Merbah Mata Merah Papuan merupakan subspesies dari Merbah Mata Merah yang hidup di daerah Papua dan sekitarnya. Burung ini memiliki penampilan yang hampir sama dengan jenis burung Merbah Mata Merah yang lain. Namun, habitat alaminya lebih banyak ditemukan di pegunungan dan daerah dataran tinggi.

Cara Berkembang Biak Burung Merbah Mata Merah

Burung Merbah Mata Merah umumnya berkembang biak melalui proses bertelur. Masa reproduksi burung ini dimulai sekitar bulan Maret hingga Agustus setiap tahun. Proses bertelur dimulai dengan pembuatan sarang oleh pasangan burung ini. Sarang biasanya terbuat dari serat halus seperti akar, ranting kecil, dan daun-daunan yang dijerat oleh larinya seperti sutra. Sarang biasanya terletak di cabang yang tinggi dan cukup sulit dijangkau oleh predator.

Setelah sarang selesai dibuat, betina akan menghasilkan telur sebanyak 2-3 butir. Telur burung Merbah Mata Merah berwarna putih pucat dengan bercak coklat pada bagian tengahnya. Inkubasi telur dilakukan oleh betina selama kurang lebih 12 hari. Setelah telur menetas, kedua induk burung akan bersama-sama mengurus dan memberi makan anak-anaknya.

Contoh Burung Merbah Mata Merah

Berikut adalah beberapa contoh gambar burung Merbah Mata Merah:

Contoh Burung Merbah Mata Merah 1

Contoh Burung Merbah Mata Merah 2

Contoh Burung Merbah Mata Merah 3

Kesimpulan

Burung Merbah Mata Merah merupakan salah satu jenis burung yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta burung. Dengan ciri-ciri menarik seperti warna bulu yang kontras dan mata yang berwarna merah menyala, burung ini menjadi burung yang populer di kalangan kicau mania. Burung ini juga memiliki cara berkembang biak yang menarik, dengan betina yang bertelur di dalam sarang yang terletak di cabang tinggi. Dalam konteks keanekaragaman hayati Indonesia, burung Merbah Mata Merah juga memiliki nilai ekologi yang penting sebagai penyebar biji dan sebagai indikator kesehatan ekosistem hutan.

Tinggalkan komentar

https://technologi.site/