Hadits Persaudaraan Untuk Anak Tk

Waduh, ada yang bilang belajar hadits itu kudu untuk orang besar-besar ya? Nah, nggak cuma orang kaya dan tua yang bisa belajar hadits, loh! Anak kecil juga bisa, loh! Berikut ini, beberapa kumpulan hadits aplikatif yang cocok untuk sahabat-sahabat cilik out there! Ayo kita mulai!

HADITS ANAK-BERKATA

“Sst, jangan bilang kata-kata kotor, ya!”

Gambar anak kecil menutup mulut dengan jari

Hmm.. tau nggak sih, sahabat-sahabat cilik, kalimat kasar itu kan mengandung dosa, dan dosa itu kan nggak baik. Sama halnya dengan berkata dusta, menghina, atau nge-bully teman sekolah. Jadi inget, selalu berbicara dengan sopan, bahasa baik, dan membawa manfaat, ya!

Apa itu? Hadits-anak berkata adalah salah satu pengajaran dari Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya bagi anak-anak untuk menjadi contoh yang baik dalam berbicara

Mengapa? Agar anak-anak dapat menghindari pengekspresian diri yang tidak senonoh, menyakiti orang lain, dan berbicara jahat pada teman atau keluarga

Cara? Dengan contoh dan pengawasan dari orang tua dan guru, serta mematuhi ajaran dalam hadits-anak berkata

Contoh: “Saya berusaha tidak mengatakan kata-kata kasar di depan keluarga dan teman-teman saya”

HADITS ANAK-MENUNTUT ILMU

“Wah, seru banget belajar hari ini!”

Gambar anak-anak sedang belajar di kelas

Nah, sahabat-sahabat cilik, belajar itu penting, lho! Jangan pernah berhenti untuk mempelajari hal-hal baru. Kalau kita rajin belajar, nantinya kita bisa sukses dan jadi pinter, seperti dokter, guru, insinyur, atau bisa juga jadi ilmuan!

Apa itu? Hadits-anak-menuntut ilmu adalah satu pengajaran dari Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya belajar bagi anak-anak

Mengapa? Agar anak-anak terus berkembang pengetahuannya dan memiliki keterampilan yang baik untuk masa depan. Selain itu, mendalami agama juga melalui belajar

Cara? Orang tua harus memberikan contoh dan mendorong anak-anaknya untuk belajar di sekolah dan berbagai tempat lain, serta mengajarkan anak-anak agar mengetahui pentingnya mendalami agama

Contoh: “Saya selalu dibimbing oleh ayah dan ibu untuk belajar di sekolah dan mendalami agama setiap hari agar menjadi orang yang cerdas dan pintar.”

Wah, banyak banget pengajarnya, ya? Yuk, mari kita belajar dan mempraktikkan hadits yang telah disampaikan tadi. Jangan lupa, berbicaralah dengan sopan dan rajinlah belajar!

This will close in 0 seconds

https://technologi.site/