Pada Zaman Batu Tengah Manusia Purba Menggunakan Peralatan Yang Disebut

Zaman Batu Tengah, juga dikenal dengan sebutan Mesolithikum, merupakan periode sejarah manusia purba yang berlangsung sekitar 10.000 hingga 4.000 tahun sebelum Masehi. Pada masa ini, manusia purba mulai menggunakan peralatan yang lebih canggih dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Peralatan ini umumnya terbuat dari batu, kayu, dan tulang hewan. Berikut ini akan kami bahas lebih lanjut tentang zaman ini.

Peralatan yang Digunakan pada Zaman Batu Tengah

Manusia purba pada zaman Batu Tengah menggunakan berbagai macam peralatan yang disebut dengan sebutan “peralatan zaman batu”. Peralatan ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berburu, memasak, dan membuat kerajinan. Beberapa contoh peralatan zaman batu yang ditemukan dalam peninggalan arkeologi antara lain adalah batu lonjong, batu meja, batu tumpul, batu serpih, dan batu kikir.

Apa Itu Batu Lonjong?

Batu lonjong merupakan salah satu jenis peralatan zaman batu yang umum digunakan pada zaman Batu Tengah. Bentuknya yang panjang lurus dengan ujung yang tumpul membuatnya cocok digunakan sebagai senjata berburu. Batu lonjong biasanya terbuat dari batu yang keras dan tahan lama seperti batu basal. Penggunaan batu lonjong ini sangat penting bagi manusia purba pada masa itu, karena dengan bantuan batu lonjong, mereka dapat memburu hewan-hewan yang menjadi sumber makanan mereka.

Batu Lonjong

Batu lonjong memiliki berbagai ukuran, tergantung pada kebutuhan penggunanya. Namun, umumnya batu lonjong memiliki panjang sekitar 10 hingga 20 cm dan lebar sekitar 3 hingga 5 cm. Bentuknya yang ramping membuatnya mudah untuk digenggam dan digunakan sebagai senjata atau alat pemotong.

Apa Itu Batu Meja?

Selain batu lonjong, batu meja juga merupakan jenis peralatan yang digunakan pada zaman Batu Tengah. Batu meja merupakan batu yang digunakan sebagai tempat memasak atau merajang makanan. Bentuknya yang datar dan lebar memungkinkan manusia purba untuk menempatkan bahan makanan di atasnya dan melakukan proses memasak. Batu meja biasanya terbuat dari batu yang kuat dan tahan lama seperti granit atau batu lava.

Batu Meja

Batu meja memiliki berbagai ukuran, tergantung pada kebutuhan dan kebiasaan penggunanya. Namun, umumnya batu meja memiliki lebar sekitar 40 hingga 60 cm dan panjang sekitar 60 hingga 80 cm. Ketebalan batu meja juga bervariasi, namun umumnya memiliki ketebalan sekitar 5 hingga 10 cm. Dalam proses memasak, batu meja ini digunakan untuk menahan panas api, sehingga memungkinkan makanan untuk dimasak dengan baik.

Apa Itu Batu Tumpul?

Batu tumpul merupakan jenis peralatan zaman batu yang digunakan pada masa Batu Tengah. Batu tumpul memiliki bentuk yang lebih bulat dan tidak tajam. Batu tumpul ini digunakan oleh manusia purba untuk berbagai keperluan, seperti membelah kayu, membuka kerang, menebang pohon, atau memukul benda.

Pada zaman Batu Tengah, manusia purba belum mengenal cara untuk mengasah batu sehingga menjadi tajam. Oleh karena itu, mereka menggunakan batu tumpul untuk melakukan berbagai tugas tersebut. Batu tumpul terbuat dari batu yang keras dan tahan lama. Bentuknya yang bulat memungkinkan manusia purba untuk memegangnya dengan nyaman dan menggunakannya dengan efektif.

Batu Tumpul

Apa Itu Batu Serpih?

Batu serpih merupakan jenis peralatan zaman batu yang digunakan pada masa Batu Tengah. Batu serpih terbentuk dari batuan yang tipis dan mudah dipecah-pecah, sehingga cocok digunakan sebagai alat pemotong atau alat pembakar api. Pemecahan batu serpih ini dilakukan dengan cara memukul batu tersebut dengan batu yang keras atau menggunakan tekanan tangan. Hasil dari pemecahan batu serpih ini akan menghasilkan serpihan-serpihan yang tajam dan bisa digunakan sebagai pisau atau alat pemotong.

Pada zaman Batu Tengah, manusia purba menggunakan batu serpih ini untuk berbagai keperluan sehari-hari, seperti memotong daging, membelah kayu, atau membuat alat-alat lain yang mereka butuhkan. Batu serpih ini menjadi salah satu inovasi besar pada masa itu, karena dengan adanya batu serpih, manusia purba memiliki alat yang lebih efektif untuk keperluan sehari-hari mereka.

Apa Itu Batu Kikir?

Batu kikir merupakan jenis peralatan zaman batu yang digunakan pada masa Batu Tengah. Batu kikir biasanya terbuat dari batu keras yang memiliki permukaan bergelombang atau kasar. Batu ini digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu atau tulang hewan. Dengan menggosokkan permukaan kayu atau tulang pada batu kikir, manusia purba dapat menciptakan permukaan yang lebih halus dan rapi.

Penggunaan batu kikir ini sangat penting pada masa itu, karena dengan bantuan batu kikir, manusia purba dapat membuat berbagai macam alat atau senjata yang lebih presisi. Dalam proses pembuatan peralatan seperti tombak, panah, atau pisau, batu kikir digunakan untuk menghaluskan atau memoles permukaannya sehingga menjadi lebih rapi dan tajam.

Kesimpulan

Pada zaman Batu Tengah, manusia purba menggunakan berbagai macam peralatan yang dibuat dari batu, kayu, dan tulang hewan. Peralatan tersebut, antara lain batu lonjong, batu meja, batu tumpul, batu serpih, dan batu kikir. Peralatan ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berburu, memasak, dan membuat kerajinan. Setiap peralatan memiliki kegunaan yang berbeda sesuai dengan bentuk dan kegunaannya. Dalam proses mendapatkan peralatan ini, manusia purba mengembangkan berbagai teknik untuk memanfaatkan bahan-bahan alam yang ada di sekitar mereka. Meskipun terbatas dengan kemampuan teknologi pada masa itu, manusia purba mampu menciptakan peralatan yang efektif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Tinggalkan komentar

https://technologi.site/