Saham Konstruksi

Pembangunan infrastruktur merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perkembangan negara. Dengan infrastruktur yang baik, akan mempermudah akses bagi masyarakat untuk beraktivitas serta mempercepat pertumbuhan perekonomian. Salah satu sektor yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur adalah sektor konstruksi.

Bagi anda yang ingin berinvestasi di sektor konstruksi, saham merupakan salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan. Dalam artikel kali ini, kami akan memberikan informasi tentang daftar saham konstruksi terbaik di Indonesia. Berikut adalah beberapa saham konstruksi yang patut dijadikan pertimbangan:

1. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
WIKA merupakan salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1960. Perusahaan ini tidak hanya bergerak di bidang konstruksi, tetapi juga bergerak di bidang industri dan investasi. WIKA mampu membuktikan dirinya sebagai perusahaan terbaik di bidangnya dengan meraih penghargaan International Construction Award pada tahun 2019.

2. PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
ADHI merupakan perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1960. Perusahaan ini terkenal dengan proyek-proyek besar yang pernah dikerjakannya, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bendungan Kedung Ombo, dan sebagainya. Saat ini, ADHI memiliki proyek-proyek besar seperti PLTN Jawa 7 dan Long Tunnel Project.

3. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
WSKT adalah perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi dan pengelolaan jalan tol. Sejak berdiri pada tahun 1961, perusahaan ini telah berhasil menyelesaikan proyek-proyek besar seperti Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Proyek LRT Jakarta, dan Masjid Raya Surabaya.

4. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
PTPP merupakan perusahaan konstruksi dan investasi plat merah ternama di Indonesia. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT PPA (Persero) yang berdiri sejak tahun 1953. Beberapa proyek terbesar yang pernah dikerjakan PTPP adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Jawa Timur dan Proyek Jembatan Selat Sunda.

5. PT Astra International Tbk (ASII)
ASII adalah perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di banyak bidang, termasuk di bidang konstruksi. Perusahaan ini memiliki anak perusahaan bernama PT United Tractors Tbk yang bergerak di bidang konstruksi dan pengembangan property. Di bidang konstruksi, PT United Tractors Tbk telah menyelesaikan proyek-proyek seperti Trans Studio Makassar dan Skyworth Intercontinental Hotel Bali.

6. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
SSIA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti, konstruksi, dan bisnis pakaian jadi. Perusahaan ini telah menyelesaikan proyek-proyek besar seperti Apartemen Hamptons Park, Keraton Luxury Hotel, dan sebagainya.

7. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK)
Terakhir, DGIK adalah perusahaan konstruksi yang berdiri sejak tahun 1981. Saat ini, perusahaan ini telah menyelesaikan proyek-proyek besar seperti Jalan Tol Sragen-Ngawi, Terminal Petikemas Kuala Langsa, dan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Apa itu Saham Konstruksi ?
Saham konstruksi adalah saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi umumnya akan membutuhkan modal besar untuk menyelesaikan proyek-proyeknya. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan tersebut memutuskan untuk menerbitkan saham agar bisa mengumpulkan modal yang dibutuhkan.

Mengapa Berinvestasi di Saham Konstruksi ?
Investasi di saham konstruksi bisa dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan. Hal ini dikarenakan negara masih memerlukan infrastruktur yang lebih baik, sehingga sektor konstruksi akan terus berkembang. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang besar untuk pembangunan infrastruktur, sehingga perusahaan konstruksi dapat mendapatkan kontrak proyek dengan nilai yang besar.

Dimana Beli Saham Konstruksi ?
Saham-saham konstruksi bisa dibeli melalui broker saham terpercaya. Beberapa broker saham yang terkenal di Indonesia adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Bahana Sekuritas.

Kelebihan Investasi di Saham Konstruksi
Berinvestasi di saham konstruksi memiliki beberapa kelebihan. Pertama, perusahaan-perusahaan konstruksi umumnya memiliki pengalaman dalam menyelesaikan proyek-proyek besar. Hal ini bisa menjadi indikator bahwa perusahaan tersebut dapat mengalokasikan dana dengan baik dan berhasil menyelesaikan proyeknya. Kedua, investasi di saham konstruksi bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi.

Kekurangan Investasi di Saham Konstruksi
Investasi di saham konstruksi juga memiliki beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Pertama, risiko pasar yang dapat mempengaruhi harga saham. Kedua, risiko proyek yang dapat berdampak pada keuntungan perusahaan. Risiko proyek dapat disebabkan oleh keterlambatan proyek atau terjadinya biaya tambahan yang tidak terantisipasi sebelumnya.

Cara Investasi di Saham Konstruksi
Untuk berinvestasi di saham konstruksi, pertama-tama anda harus membuka rekening efek terlebih dahulu. Setelah membuka rekening efek, anda bisa membeli saham konstruksi melalui broker saham yang terpercaya. Sebelum memutuskan untuk membeli saham konstruksi tertentu, pastikan anda telah melakukan analisis terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.

Contoh Berhasil Investasi di Saham Konstruksi
Salah satu contoh berhasil investasi di saham konstruksi adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Pada tahun 2015, harga saham WSKT berada pada kisaran Rp 400 per saham. Namun, pada tahun 2021, harga saham WSKT telah mencapai Rp 1.000 per saham. Hal ini menunjukkan bahwa investasi di saham konstruksi dapat memberikan keuntungan yang besar jika dikelola dengan baik.

Kesimpulan
Investasi di saham konstruksi bisa menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Namun, seperti semua jenis investasi lainnya, investasi di saham konstruksi juga memiliki risiko. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham konstruksi, pastikan anda telah melakukan analisis yang cukup dan memilih perusahaan yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang.

Dadan Suradan Pratama

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Saham Konstruksi yang dipublish pada 30 November 2023 di website Homecare24

Artikel Terkait