Contoh Laporan Berbentuk Surat

Dadan Suradan Pratama

Sebagai profesional, kita seringkali diminta untuk membuat berbagai jenis surat atau laporan. Salah satunya adalah surat lamaran kerja, yang harus dibuat dengan baik agar dapat menjadi nilai tambah bagi kita saat mengajukan diri ke perusahaan yang diinginkan. Berikut ini adalah contoh surat lamaran kerja berbentuk email.

Contoh Surat Lamaran Kerja Berbentuk Email

Berikut adalah contoh surat lamaran kerja berbentuk email yang dibuat dengan bahasa yang baik dan benar, serta tampilan yang profesional.

contoh surat lamaran kerja berbentuk email

Apa Itu Surat Lamaran Kerja Berbentuk Email?

Surat lamaran kerja berbentuk email adalah surat lamaran kerja yang dibuat menggunakan media email. Surat ini biasanya digunakan oleh pelamar yang mengirimkan lamaran kerja melalui website atau email resmi perusahaan.

Mengapa Surat Lamaran Kerja Berbentuk Email Penting?

Surat lamaran kerja berbentuk email sangat penting karena dapat membantu pelamar untuk mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk diundang ke tahap selanjutnya dalam proses rekrutmen. Selain itu, surat lamaran kerja berbentuk email juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan surat lamaran kerja konvensional, seperti:

  • Lebih cepat dan praktis dalam pengiriman, karena tidak perlu melalui pos.
  • Dapat dikirim secara langsung ke email resmi perusahaan dan langsung terbaca oleh rekruter.
  • Dapat menampilkan portofolio atau karya yang lebih detail dan interaktif, seperti link ke website atau portfolio online.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Berbentuk Email

Berikut adalah cara membuat surat lamaran kerja berbentuk email yang baik dan benar:

  1. Gunakan email yang profesional dan mudah diingat, hindari menggunakan email yang terkesan tidak profesional.
  2. Tulis subjek email yang jelas dan singkat, agar rekruter bisa langsung memahami isi email
  3. Isi email dengan salam pembuka dan paragraf awal yang menarik, agar rekruter tertarik untuk membaca seluruh isi email.
  4. Jelaskan alasan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana latar belakang pendidikan dan pengalaman Anda sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
  5. Sajikan portofolio atau karya-karya terbaik dalam bentuk link atau attachment, untuk memberikan gambaran lebih detail mengenai kemampuan dan potensi Anda.
  6. Minta kesempatan untuk diundang ke tahap seleksi selanjutnya, dan sertakan informasi kontak Anda untuk memudahkan rekruter dalam menghubungi Anda.
  7. Sajikan penutup email yang sopan dan singkat, seperti kesediaan untuk memberikan informasi tambahan jika diperlukan.
  8. Jangan lupa attach CV atau resume yang telah diupdate pada akhir email.

Demikianlah contoh surat lamaran kerja berbentuk email beserta informasi mengenai apa itu, mengapa penting, dan cara membuatnya. Semoga bermanfaat bagi Anda dalam mengajukan lamaran kerja pada perusahaan yang diinginkan.

Contoh Laporan Berbentuk Surat

Selain surat lamaran kerja, sebagai profesional kita juga seringkali diminta untuk membuat berbagai jenis laporan. Laporan merupakan bentuk dokumentasi tertulis yang dibuat untuk menyajikan fakta dan hasil penelitian atau pengamatan. Berikut ini adalah contoh laporan berbentuk surat.

contoh laporan berbentuk surat

Apa Itu Laporan Berbentuk Surat?

Laporan berbentuk surat adalah laporan yang disajikan dalam bentuk surat resmi yang ditujukan kepada pihak tertentu, seperti instansi pemerintah atau perusahaan. Laporan ini biasanya berisi hasil penelitian, pengamatan, atau evaluasi atas suatu kejadian atau peristiwa tertentu.

Mengapa Laporan Berbentuk Surat Penting?

Laporan berbentuk surat penting karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan laporan dalam bentuk lainnya, seperti:

  • Lebih formal dan resmi, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas dari pihak yang menerima laporan.
  • Lebih sistematis dan terstruktur, karena mengikuti format surat resmi yang telah ditentukan.
  • Dapat memuat informasi yang lebih lengkap dan terinci, sehingga lebih mudah dipahami dan digunakan sebagai acuan atau referensi.

Cara Membuat Laporan Berbentuk Surat

Berikut adalah cara membuat laporan berbentuk surat yang baik dan benar:

  1. Tentukan tujuan dan ruang lingkup laporan, serta siapa yang akan menjadi penerima laporan.
  2. Buat outline atau templat laporan berdasarkan format surat resmi yang telah ditentukan.
  3. Jelaskan latar belakang dan konteks dari peristiwa atau kejadian yang menjadi objek laporan, serta sumber data atau informasi yang digunakan.
  4. Sajikan analisis atau evaluasi atas data yang telah dikumpulkan, serta rekomendasi atau tindakan yang dapat diambil berdasarkan hasil analisis tersebut.
  5. Tuliskan kesimpulan dan penutup yang singkat dan jelas, serta jangan lupa untuk mencantumkan referensi atau sumber data yang digunakan.
  6. Format laporan secara rapi dan konsisten, serta jangan lupa untuk memeriksa kembali kesalahan tata bahasa dan ejaan.
  7. Tambahkan salam pembuka dan penutup seperti dalam surat resmi.
  8. Jangan lupa mencantumkan lampiran atau bukti-bukti yang mendukung laporan, seperti tabel, grafik, atau dokumen terkait.

Itulah tadi contoh laporan berbentuk surat beserta informasi mengenai apa itu, mengapa penting, dan cara membuatnya. Semoga bermanfaat bagi Anda dalam membuat laporan yang baik dan benar.